Musim Ini, Seluruh Tiket Laga Kandang PSIM Dijual Online

Pertandingan PSIM melawan Martapura FC di Liga 2 musim lalu. - Harian Jogja/Jumali
27 Mei 2019 19:27 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja menerapkan sistem baru penjualan tiket pada Liga 2 2019 yang dimulai 15 Juni nanti. Manajemen Laskar Mataram akan menjual seluruh tiket kandang secara online.

Sebagai persiapan awal sekaligus adaptasi, tiket online akan dijual pada laga uji coba PSIM Jogja melawan Timnas U-23 di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (2/6/2019) mendatang.

“Kami rencana cetak 12.000 lembar tiket dan semua kami jual online. Nanti bisa lewat Gotix dan mengakses loket.com. Tiket sendiri sudah mulai bisa diakses Selasa [28/5/2019] besok,” kata Ketua Panpel PSIM Jogja Wendi Umar Senoaji kepada Harian Jogja, Senin (27/5/2019) sore.

Wendi menyatakan harga tiket tidak ada berubah dibandingkan dengan kompetisi musim lalu. Karcis tribune utara dan selatan dibanderol Rp25.000, tribune timur Rp35.000, sedangkan barat dibagi dua: Rp50.000 untuk VIP dan Rp100.000 untuk VVIP.

Wendi mengungkapkan panpel sudah berkoordinasi dengan dua wadah suporter PSIM Jogja yakni The Maident dan Brajamusti untuk memuluskan penjualan tiket secara online. Meski tiket pertandingan melawan Timnas U-23 dijual online, para suporter masih bisa mendapatkan tiket melalui komunitas.

“Bisa kolektif, dan nantinya teman komunitas bisa membelinya lewat online. Sekarang perizinan di kepolisian sedang dalam proses, untuk izin dari Pemkab Bantul sudah kami kantongi. Nantinya kami harapkan H-1, penonton yang sudah membeli secara online bisa menukarkan tiketnya.”

Wendi mengatakan penjualan tiket secara daring adalah salah satu terobosan dari manajemen PSIM Jogja. Manajemen yang memiliki target lolos ke Liga 1 2020, berkeinginan meniru langkah sejumlah tim Liga 1 seperti Persebaya, Persib, Bali United, serta PSS Sleman.

Tim-tim tersebut sudah menggunakan sistem penjualan tiket daring untuk menekan kebocoran dan calo.

“Setelah laga uji coba melawan Timnas U-23 ini akan ada evaluasi. Kami berencana memaksimalkan penjualan tiket secara online ketika kompetisi sudah berjalan,” ucap Wendi.