Gagal Kalahkan PSS karena Penalti, Ini Komentar Pelatih Semen Padang

Pertandingan PSS Sleman melawan Semen Padang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (25/5/2019). - Harian Jogja/Jumali
26 Mei 2019 20:37 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Semen Padang gagal menang atas tuan rumah PSS Sleman pada pertandingan kedua Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (25/5/2019). Kabau Sirah sudah unggul terlebih dahulu, tetapi kemudian kebobolan karena penalti yang mereka anggap kontroversial.

Semen Padang ditahan imbang 1-1 oleh PSS Sleman. Sempat unggul lebih dulu lewat gol jarak jauh Rosad Setiawan pada menit ke-31, PSS Sleman membalas melalui eksekusi penalti Brian Ferreira pada menit ke-73.

Hadiah penalti PSS Sleman menuai kontroversi. Banyak yang berdebat di media sosial karena Kushedya Hari Yudo yang jatuh di kotak terlarang Semen Padang dianggap diving.

Meski demikian, Pelatih Semen Padang, Syafrianto Rusli, tidak ingin terlalu mempermasalahkan insiden tersebut. Ia memilih menghormati keputusan wasit.

“Untuk penalti saya tidak ingin komentar karena itu haknya wasit. Itulah sepak bola dan wasit yang berhak menentukan. Saya akan hormati keputusan wasit,” kata Syafrianto Rusli saat konferensi pers, Sabtu (25/5/2019).

Syafrianto tetap bersyukur mampu membawa satu poin dari kandang PSS Sleman. Ia pun memberikan apresiasi setinggi langit untuk Dedi Gusmawan dan kolega yang telah berjuang maksimal.

“Pertama, saya bersyukur kepada Allah SWT. Pertandingan ini berjalan sangat menarik, bisa menghibur penonton. Pertandingan terbuka, kedua tim saling menyerang, kami adu strategi," ujar Syafrianto Rusli.

“Jadi, saya memberikan apresiasi, khususnya kepada pemain saya yang telah berjuang habis-habisan. Alhamdulillah, kami bisa curi satu poin di sini,” ujar dia.

Sumber : Suara.com