PSS Ditahan Imbang Semen Padang dengan skor 1-1

Pesepak bola PSS Sleman Bagus Nirwanto berebut bola dengan pesepak bola Semen Padang pada laga pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (25/5/2019) malam. - Harian Jogja/Jumali
25 Mei 2019 23:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - PSS Sleman harus berbagi angka dengan tamunya Semen Padang setelah ditahan imbang dengan skor 1-1 pada pekan ke-2 Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Atas hasil ini PSS Sleman kembali memperpanjang rekor belum pernah dikalahkan oleh Semen Padang. Sebab, sebelumnya dari enam laga yang mempertemukan kedua tim, PSS berhasil meraih 5 kemenangan dan sekali draw.

Hasil ini juga membuat PSS sementara berada di peringkat keempat dengan 4 poin. PSS berada di bawah Bali United diperingkat ketiga, PSM diperingkat kedua dan Madura United di pemuncak klasemen sementara.

Bermain di depan publiknya sendiri, PSS Sleman memegang kendali pertandingan sejak menit pertama.

PSS membuka peluang pada menit ke-6 melalui tendangan bebas, namun sundulan Alfonso de la Cruz masih melambung di atas gawang Semen Padang.

Dua menit berselang PSS Sleman kembali mengancam melalui tendangan bebas Brian Ferreira, namun kiper Semen Padang Teja Paku Alam masih cekatan menghalau bola.

Semen Padang mengancam melalui serangan balik pada menit ke-20 yang masih belum mampu menggetarkan gawang PSS kawalan Ega Rizky.

Pergerakan Karl Max dari sisi kiri dilanjutkan dengan cutback ke Dedi Hartono yang berdiri bebas di kotak penalti.

Namun kiper Ega Rizky sukses melakukan tepisan krusial yang menggagalkan peluang Semen Padang. Skor masih bertahan 0-0.

Pada menit ke-31 gawang PSS Sleman akhirnya jebol oleh serangan para pemain Semen Padang.

Memanfaatkan kesalahan pemain-pemain PSS Sleman, Rosad Setiawan melesatkan tendangan kaki kiri dari luar kotak penalti yang bersarang di pojok gawang Ega Rizky. PSS Sleman sementara tertinggal 0-1.

Tim Elang Jawa nyaris membalas pada menit ke-36, namun tendangan Haris Tuharea masih melenceng di kanan gawang Semen Padang.

Kedua tim masih terus menyerang, namun hingga babak pertama berakhir, kedudukan tetap 0-1 untuk keunggulan Semen Padang.

Masuk babak kedua, PSS tampil menekan. Namun, penampilan sempurna dari Teja PakuAlam membuat setidaknya ada 7 peluang didapatkan oleh PSS gagal dikonversikan menjadi gol.

PSS baru mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Brian Ferreira melalui titik putih pada menit ke-73.

Hadiah penalti diberikan wasit kepada PSS setelah KH Yudo dilanggar di kotak penalti.

Brian yang didapuk sebagai penendang penalti berhasil menempatkan bola tepat di pojok kiri gawang Teja Pakualam. Skor berubah 1-1. Skor 1-1 sendiri bertahan hingga tambahan waktu 4 menit babak kedua selesai.

Pelatih Semen Padang Syafrianto Rusli mengatakan, meski gagal menang dari PSS Sleman, namun dirinya puas dengan penampilan anak asuhnya.

“Saya bersyukur atas raihan satu poin di sini. Soal keputusan penalti, saya tidak akan berkomentar. Itu hak dari wasit,” ujar Syafrianto usai pertandingan.

Sementara pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan, mengaku belum puas dengan penampilan anak asuhnya. Sebab, di babak pertama banyak kesalahan yang dilakukan oleh pemain.

“Baru di babak kedua mereka lebih enjoy dan punya banyak peluang. Saya minta maaf ke suporter karena gagal mempersembahkan kemenangan,” ucap Seto.