Tribune Selatan Kosong, PSS Kehilangan Potensi Pendapatan Rp1,4 Miliar

Tribune selatan Stadion Maguwoharjo yang biasanya ditempati BCS akan dikosongkan dalam empat pertandingan. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
23 Mei 2019 18:52 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Panitia Pelaksana Pertandingan (Panpel) PSS Sleman akan memberlakukan pengamanan ketat saat menggelat laga pekan kedua Liga 1 2019 antara PSS dan Semen Padang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (25/5/2019).

Langkah ini diambil demi menghindari kericuhan seperti saat PSS menjamu Arema FC, Rabu (15/5) pekan lalu. CEO PT Putra Sleman Sembada Viola Kurniawati mengatakan pengamanan diterapkan secara ketat mulai dari pintu masuk hingga tribune.

“Kami terapkan tiga lapis pengecekan dan penambahan personel pengamanan. Kami tidak ingin kecolongan dan peristiwa kemarin berulang,” katanya saat bincang dengan awak media di salah satu rumah makan di Sleman, Kamis (23/5).

Viola mengatakan akses masuk penonton dan parkir akan ditata ulang. Sebab, saat kericuhan antara suporter PSS dan suporter Arema FC, kerusakan banyak muncul di sekitar parkir stadion. “Ini jadi fokus kami ke depan. Kami juga mengimbau agar penonton datang lebih awal agar lebih nyaman,” kata Viola.

Viola mengatakan hukuman Komdis PSSI berupa pengosongan tribune selatan selama empat pertandingan berdampak kepada pemasukan tiket pertandingan. Dia menaksir Super Elang Jawa akan kehilangan potensi pendapatan Rp350 juta sekali pertandingan atau sekitar Rp1,4 miliar dalam empat laga. Perhitungan itu didasarkan pada kapasitas tribune selatan untuk 10.000 penonton.

Tiket selatan ternyata 35.000 jadi kerugian per pertandingan 350 juta. Dengan perhitungan tribun selatan kapasitas 10.000 penonton. Jadi total 1,4 M kalau 4 kali harus mengkosongkan tribun selatan

Di laga melawan Semen Padang, PSS hanya akan mencetak15.000 lembar tiket.  Dia juga yakin penonton akan tetap datang dan memenuhi stadion. BCS kemungkinan beralih dari tribune selatan ke timur.

“Sampai saat ini belum ada keputusan dari BCS apakah mau duduk di tribune merah. Namun, kami beri keleluasaan ke mereka,” kata Viola.

Dia mengharapkan agar semua pihak mulai dewasa dan belajar dari insiden di laga pembuka. Menurut dia, semua pihak harus mengubah pola pikir. “PSS sudah Liga 1. Jadi harus bisa lebih baik,” ucap Viola.

*Berita ini telah dikoreksi pada pukul 22.15. Sebelumnya dalam judul tertulis Tribune Selatan Kosong, PSS Kehilangan Potensi Pendapatan Rp1,6 Miliar. Mohon maaf.