PSS Sleman Pincang Jelang Lawan Semen Padang

PSS Sleman versus Arema FC. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
21 Mei 2019 20:22 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman dalam kondisi tidak ideal menjelang laga melawan Semen Padang pada pekan kedua Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (25/5/2019).

Super Elang Jawa tidak akan didukung BCS di tribune selatan karena hukuman larangan empat pertandingan dari Komdis PSSI. Skuat PSS Sleman juga pincang saat menjamu tim Kabau Sirah.

Guileherme Felice “Batata” de Castro dan Asyraq Gufron dipastikan absen karena mengalami cedera.

“Batata absen selama dua pekan. Dia cedera otot,” kata fisioterapis PSS Sleman Diky Krisnanda Sugiarto di sela-sela latihan di lapangan Bercak, Berbah, Selasa (21/5/2019) sore.

“Gufron baru saya pantau. Dia cedera tendon sore ini. Sementara masih saya pantau 1x24 jam. Baru kemudian saya lihat lagi apakah dia nantinya bisa dimainkan atau tidak,” ucap Diky.

Menurut pria asal Malang ini, cedera Batata butuh waktu lama untuk pemulihan. Oleh karena itu, dirinya tidak merekomendasikan Batata berlatih bersama tim selama dua pekan.

“Dua hari sebelum lawan Arema FC kemarin dia cedera. Sementara dia harus latihan dengan saya. Setelah itu dia juga harus menjalani serangkaian pemeriksaan seperti fase lompat dan belajar lari. Itu pun tidak bisa langsung latihan bersama tim, karena dia harus latihan mengoper lagi,” ucap Diky.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menyatakan absennya Batata dan Gufron adalah kerugian bagi timnya. Apalagi keduanya masuk dalam strategi menghadapi Semen Padang. Sementara, larangan BCS mendukung PSS di empat pertandingan kandang kemungkinan akan sangat berpengaruh.

“Artinya saya harus menyiapkan rencana siapa nanti yang menggantikan posisi mereka. Saya berharap adanya larangan itu juga tidak berpengaruh terhadap motivasi pemain. Saya minta pdemain fokus dan menampilkan permainan optimal nantinya,” tegas Seto.

Seto kemungkinan akan memasang Nerius Alom dan Wahyu Sukarta untuk menggantikan Batata. Nerius Alom dimainkan saat PSS menekuk Arema FC beberapa waktu lalu.

“Untuk gambaran kekuatan dari Semen Padang, saya masih akan lihat di rekaman pertandingan mereka. Bagaimana pun mereka tim kuat, kami tidak boleh lengah dan harus fokus di pertandingan ini,” ucap Seto.