City Incar De Ligt dan Maguire sebagai Pengganti Kompany

Matthijs de Ligt (Reuters/Matthew Childs)
20 Mei 2019 18:32 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Manchester City membidik kapten Ajax Amsterdam Mathhijs de Ligt untuk menggantikan posisi Vincent Kompany yang pulang ke Belgia membela klub lamanya, Anderlecht, akhir musim ini.

De Ligt tak hanya bisa menggantikan posisi Kompany sebagai bek sentral yang tangguh di skuat City. Dia juga memiliki potensi untuk menjadi pemimpin masa depan bagi skuat The Citizens di masa depan. Namun, tim polesan Josep "Pep" Guardiola itu harus bekerja keras jika ingin mendapat tanda tangan De Ligt.

De Ligt juga menjadi incaran klub-klup top lain di Eropa, seperti Barcelona hingga Juventus. De Ligt melejit bersama bintang-bintang Ajax lainnya, seperti Frenkie de Jong, Hakim Ziyech, hingga Donny Van de Beek setelah De Godenzonen secara sensasional menyingkirkan Real Madrid dan Juventus untuk menembus semifinal Liga Champions musim ini.

De Jong sudah tak mungkin jadi rebutan karena telah mengikat kesepakatan kontrak dengan Barcelona sejak Januari lalu. Nah, De Ligt pun menjadi komoditas paling panas yang bakal diperebutkan di bursa transfer musim panas ini.

City sendiri menyiapkan alternatif jika tidak berhasil mengikat De Ligt. Tim berjuluk The Citizens tersebut juga membidik bek sentral Leicester, Harry Maguire. Meski belum ada pendekatan resmi, City disebut-sebut serius memburu pemain berusia 26 tahun itu.

Seperti dilansir dailymail.co.uk, The Citizens juga menyiapkan alternatif lain di posisi belakang yang lowong karena ditinggalkan Kompany. Di antaranya pemain Inter Milan, Milan Skriniar dan defender Bournemouth, Nathan Ake.

Di sisi lain, kepergian Kompany kemungkinan membuat Nicolas Otamendi membatalkan niatnya hengkang dari Etihad Stadium. Otamendi jarang mendapat menit tampil belakangan ini. Dia sempat diisukan bakal merapat ke Atletico Madrid, Wolverhampton Wanderers, hingga West Ham. Namun, kekurangan orang di posisi belakang City, bisa saja membuatnya bertahan di Etihad. 

Sumber : JIBI/Solopos