Kapolda DIY Sebut Kericuhan Suporter di Laga PSS Vs Arema FC Pecah karena Provokasi

Kericuhan antarsuporter di laga PSS melawan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
15 Mei 2019 23:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pertandingan pembuka Liga 1 2019 yang mempertemukan PSS Sleman dan Arema FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (15/5/2019) sempat dihentikan di menit ke-29, tepat setelah tamu menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Kapten Arema FC Hamka Hamzah dan Bupati Sleman Sri Purnomo sudah berusaha menenangkan penonton. Namun, imbauan mereka tak digubris. Pertandingan kembali dilanjutkan setelah ditangguhkan lebih dari setengah jam.

Kapolda DIY Irjen Pol. Ahmad Dofiri mengatakan kericuhan muncul karena saling lempar botol antarsuporter. Dia menyesali insiden ini, apalagi tepat di laga pembuka kompetisi.

“Ada provokasi seperti ini. Sayang sekali karena di awal pertandingan sebenarnya sudah berlangsung cukup bagus,” ucap Kapolda.

Dofiri mengatakan suporter PSS dan Arema FC sudha bertemu sebelum laga untuk membangun iklim persahabatan. Slemania bahkan menjamu makanan berbuka puasa untuk Aremania.

“Ini kan pertandingan awal tunjukkan yang baik. Tuan rumah sudah menunjukkan keramahan, tim tamu pun kami harapkan bisa menjadi tim tamu yang baik,” kata dia dikutip Antara.