Real Madrid Jalani Musim Terburuk sejak Pergantian Abad

Real Madrid - Reuters/Vincent West
13 Mei 2019 23:47 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogha.com, JOGJA - Zinedine Zidane belum juga bisa memperbaiki kualitas permainan Real Madrid. Los Blancos dipermalukan 1-3 oleh tuan rumah Real Sociedad di Estadio Municipal de Anoeta, Donostia-San Sebastian, Minggu (12/5/2019) malam WIB.

Padahal Zidane menurunkan hampir semua pemain intinya sebagai starter. Luka Modric dan Lucas Vazquez memulai bermain dari bangku cadangan.  Hany kapten Sergio Ramos dan Gareth Bale absen dalam pertandingan ini.

Madrid sempat unggul melalui gol Brahim Diaz pada menit ke-6, sebelum disamakan Mikel Merino pada menit ke-26. Petaka semakin menimpa Madrid ketika mereka dipaksa bermain 10 orang karena kartu merah yang dikantongi Jesus Vallejo pada ke-39. Di babak kedua, gawang Madrid yang dikawal Thibaut Courtouis dijebol dua kali masing-masing oleh Josebo Zaldua dan Ander Barrenetxea.

Ini adalah kekalahan kali ke-11 Madrid di Liga Spanyol musim ini, sekaligus kali ke-17 di semua kompetisi pada 2018/2019. Jumlah kekalahan itu menjadi rekor terburuk Madrid dalam semusim sejak 1998/1999, sekaligus terburuk pada abad ke-21 ini.

Jika Madrid sampai kembali menelan kekalahan pada matchweek penutup musim melawan Real Betis akhir pekan ini, Karim Benzema dkk. akan menyamai rekor terburuk kedua sepanjang sejarah Madrid ketika menelan 18 kekalahan dalam semusim pada 1994/1995. Sejauh ini, rekor kekalahan terburuk dalam semusim sepanjang masa klub Ibu Kota Spanyol ini terjadi pada 1984/1985 dengan menderita 19 kekalahan.

Mendatangkan bintang baru sepertinya langkah yang tidak bisa ditawar Madrid musim depan. Kabar baiknya, salah satu bintang incaran mereka, Eden Hazard, mulai terang-terangan ingin merapat ke Bernabeu. Hazard dilaporkan sudah meminta klubnya, Chelsea, untuk dijual ke Madrid pada bursa transfer musim panas nanti.

Sumber : JIBI/Solopos