Preview Valencia vs Arsenal: Tiket Terakhir The Gunners ke Liga Champions

Alexandre Lacazette - Reuters/Paul Childs
09 Mei 2019 16:12 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Arsenal nyaris mustahil finis empat besar di Liga Premier musim ini sehingga jalan satu-satunya ke Liga Champions musim depan adalah menjuarai Liga Europa.

Tim yang dinakhodai Unai Emery ini tertinggal tiga poin dan kalah dalam urusan selisih gol (-8) dari Tottenham Hotspur yang menempati peringkat keempat klasemen sementara Liga Premier. Dengan hanya menyisakan satu laga, Arsenal hampir pasti tak mampu menyalip Tottenham untuk finis empat besar Liga Premier agar bisa lolos ke Liga Champions musim depan.

Trofi Liga Europa menjadi tiket terakhir yang bisa didapatkan Arsenal. Juara turnamen kelas dua ini akan lolos ke Liga Champions. Tim asal London Utara ini memang membawa modal kemenangan 3-1 pada leg pertama semifinal melawan Valencia. Artinya, Arsenal masih bisa melenggang ke final jika sampai kalah dengan selisih satu gol ketika leg kedua di markas Valencia, Stadion Mestalla, Jumat (10/5/2019) pukul 02.00 WIB (disiarkan langsung RCTI).

Namun, Arsenal harus waspada dengan semangat remontada (balas dendam) Valencia di Mestalla. Los Che, julukan Valencia, juga mengejar tiket Liga Champions lewat jalur Liga Europa. Tim besutan Marcelino ini terpaut tiga poin dari Getafe yang menempati peringkat keempat klasemen sementara Liga Primera, sebagai batas terakhir di zona Liga Champions. Padahal, Liga Primera tinggal menyisakan tiga laga.

Selain itu, Valencia memiliki rekor apik di Mestalla. Rodrigo Moreno dkk. selalu menang dalam delapan pertandingan kandang terbaru mereka di Liga Europa. "Kami akan berjuang karena kami masih punya peluang dan saya minta fans membantu kami karena pertemuan melawan Arsenal akan jadi laga yang berat," ujar Marcelino, seperti dilansir besoccer.com, Rabu (8/5).

Sebaliknya, The Gunners memiliki rekor kurang menggembirakan dalam lawatan mereka ke Spanyol. Tim yang juga beralias Meriam London ini hanya menang dua kali dalam 15 kunjungan terbaru ke Negeri Matador. Paling gres, mereka dipecundangi 0-1 di markas Real Madrid, pada babak 16 besar Liga Champions 2005/2006.

Pemain Valencia yang pernah memperkuat Arsenal, Francis Coquelin, siap memimpin rekan-rekannya membalikkan defisit dua gol di Mestalla. Coquelin absen pada leg pertama karena sanksi. Kali ini, dia akhirnya bisa bereuni dengan klub yang pernah dibelanya selama 10 tahun tersebut.

"Ini akan menjadi perasaan spesial jika menang melawan Arsenal, khususnya karena saya tidak main pada leg pertama. Namun akan lebih spesial lagi andai kami bisa ke final dan menorehkan tinta sejarah untuk klub ini," ujar Coquelin, seperti dikutip worldsoccertalk.com.

Meski membawa keunggulan 3-1, Arsenal sepertinya tidak akan memain strategi bertahan. The Gunners tetap perlu memburu gol tandang sejak peluit kick-off dibunyikan. Pelatih Arsenal, Unai Emery, bisa mengandalkan duo Pierre Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette yang menjadi pencatat gol pada leg pertama lalu.

Cuma, Emery kemungkinan tidak akan memainkan keduanya sebagai starter. Mantan pelatih Valencia ini lebih suka memakai satu striker di Liga Europa, sehingga ada kemungkinan salah satunya akan diturunkan dari bangku cadangan.

 "Anda tahu itu, saya suka bermain dua striker namun saya tidak ingin bicara soal itu," jelas Aubameyang, pasrah dengan keputusan pelatihnya.

Sumber : JIBI/Solopos