Buka Puasa di Amsterdam 15 Menit Setelah Kick Off, 2 Pemain Ajax Tetap Puasa

Hakim Ziyech - Reuters/Piroschka Van De Wouw
08 Mei 2019 16:42 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dua pesepak bola muslim asal Maroko yang memperkuat Ajax Amsterdam, bek kanan Noussair Mazraoui dan penyerang sayap Hakim Ziyech, tidak akan meninggalkan ibadah puasa ketika tim mereka menjamu Tottenham Hotspur di Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Kamis (9/5/2019) pukul 02.00 WIB.

Laga kedua semifinal Liga Champions di Johan Cruyff Arena digelar pada Ramadan, ketika seorang muslim wajib menunaikan ibadah puasa kecuali mendapat halangan. Mazraoui dan kompatriotnya pun memilih untuk tetap meneruskan puasa mereka pada hari itu.

Padahal waktu berbuka puasa di Amsterdam dimulai pukul 21.15 waktu setempat. Sedangkan kick-off pertandingan duel melawan Spurs sekitar pukul 21.00 waktu setempat. Sebelumnya, pakar kebugaran, Raymond Verheijen, mewanti-wanti Mazraoui memperhatian kebugarannya jika dirinya bertanding dalam kondisi berpuasa.

"Saya akan puasa. Saya sudah terbiasa. Anda boleh makan ketika Anda bekerja keras? Orang punya opini berbeda tentang hal ini, namun ini [tetap puasa] adalah pilihanku," jelas Mazraoui, seperti dilansir sports.yahoo.com, Selasa (7/5/2019).

Mazraoui juga meyakinkan kondisi kebugarannya baik-baik saja selama berpuasa. Bahkan, dia merasa lebih enerjik. "Saya merasa sangat energetik selama Ramadan. Saya tidak merasakannya ketika main bola. Rabu nanti, kami bermain pukul 21.00. Saya bisa minum pada pukul 21.15 [ketika matahari sudah terbenam]. Saya akan main, saya bisa minum sebentar ke pinggir lapangan jika dimainkan," jelas dia.

Mazraoui melakoni dua pertandingan terbarunya dengan Ajax dari bangku cadangan. Salah satunya ketika Ajax menumbangkan Willem II pada final KNVB Beker, Minggu (5/5) malam WIB. Dia menyokong satu assist dalam babak pamungkas tersebut. Mazraoui sendiri tidak mempermasalahkan pembatasan menit tampil untuknya.

"Jelas sekali seperti apa yang dikatakan pelatih [Erik ten Hag]. Kami punya lebih dari 11 pemain dan kami perlu semua orang [di berbagai kompetisi]," jelas dia.