Perseteruan Bakayoko-Gattuso Tak Pengaruhi Performa Milan

Tiemoue Bakayoko - Reuters/Daniele Mascolo
07 Mei 2019 22:37 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kans AC Milan untuk melaju ke Liga Champions musim depan kembali terbuka setelah menaklukkan Bologna 2-1 pada giornata ke-35 Serie A 2018-2019 di San Siro, Milan, Selasa (7/5//2019) dini hari WIB.

Tim berjuluk Rossoneri ini terdongkrak ke posisi kelima klasemen sementara Serie A. Milan hanya terpaut tiga poin dari Atalanta yang menempati posisi keempat klasemen alias batas terakhir zona Liga Champions. Namun, persaingan ke Milan dengan Inter Milan, Atalanta, AS Roma, Torino, dan Lazio dalam memperebutkan dua slot terakhir ke Liga Champions dari Seri-A masih tetap sengit.

Gap yang sangat tipis dari satu tim dengan yang lain masih memungkinan terjadi pergeseran posisi dalam tiga laga tersisa. Milan yang mengoleksi poin dengan AS Roma masih menyisakan laga berat, melawan Fiorentina. Sementara dua laga lain relatif gampang, masing-masing melawan tim zona degradasi Frosinone dan tim medioker, SPAL.

"Kemenangan ini sangat berarti dan kami selalu menunjukkan karakter kami. Hidungku sampai berdarah dan ini yang kami perlukan, di akhir setiap laga dengan perjuangan berdarah-darah. Segalanya masih terbuka, kami harus tetap kerja keras, tetap kompak dan itu satu-satunya cara untuk menang," jelas penyerang Milan, Fabio Borini, seperti dilansir football-italia.net.

Borini menjadi pencetak gol kedua Milan pada menit ke-67. Dia menggandakan gol timnya setelah memanfaatkan bola rebound. Sebelum itu, pemain Milan, Suso, lebih dahulu merobek gawang tim polesan Sinisa Mihajlovic, pada babak pertama. Sedangkan Bologna hanya mampu membalas sebiji gol dengan tembakan Mattia Destro pada menit ke-72.

Pertandingan memang berlangsung superketat dan memanas dengan ditandai tiga kartu merah. Masing-masing diperoleh pemain Milan, Lucas Paqueta, pada menit ke-74 dan dua lainnya untuk pemain Bologna, Mitchell Dijks dan Nicola Sansone, pada detik-detik pertandingan.

Milan beruntung bisa mempertahankan keunggulan. Mereka juga tidak terpengaruh perseteruan Tiemoue Bakayoko dengan pelatih Gennaro Gattuso di pinggir lapangan. Perseteruan terjadi karena Bakayoko kecewa didrop ke bangku bangku cadangan. Gattuso mencoret pemain pinjaman dari Chelsea tersebut dari starting XI timnya setelah terlambat satu jam datang ke latihan dengan alasan mobilnya kehabisan bensin.

Nah, Gattuso sebenarnya telah meminta Bakayoko melakukan pemanasan ketika mengetahui Lucas Biglia cedera memasuki menit ke-25. Namun, Bakayoko terlihat tidak bersemangat dan setengah hati mengikuti instruksi Gattuso. Menurut laporan reporter Sky Sport yang juga berada di pinggir lapangan, Gattuso bertannya kepada Bakayoko apakah dirinya siap masuk lapangan saat masih pemanasan. Namun, gelandang asal Prancis ini mengatakan "tidak".

Bakayoko juga melontarkan kata-kata tak terpuji kepada allenatore berusia 41 tahun itu dengan kalimat “**** off” ketika kembali duduk ke bangku cadangan setelah pemanasan. Celakanya, perilaku Bakayoko itu celakanya terekam dengan jelas kamera televisi.

"Siapa pun bisa berseteru denganku di pinggir lapangan, namun kami akan bertatap muka di ruang ganti dan lihat saja nanti.  Saya ingin menyelesaikan ini di ruang ganti dan berbicara dalam bahasa saya, yang tidak bisa saya lakukan di televisi. Jadi kami harus fokus pada kemenangan dan tidak membuang waktu untuk masalah lain," jelas Gattuso.

Sumber : JIBI/Solopos