Suarez & Coutinho Tak Sabar Kembali ke Anfield

Philippe Coutinho - Reuters/Susana Vera
07 Mei 2019 19:27 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dua penyerang Barcelona, Luis Suarez dan Philippe Coutinho, akan kembali menginjakkan kaki di Anfield sejak dijual Liverpool.

Suarez dilego Liverpool ke Barcelona dengan tebusan sekitar 64,98 juta paun pada 2014. Adapun Coutinho dilepas ke Barcelona dengan status pemain termahal ketiga di dunia senilai 149 juta paun pada Januari 2018.

Suarez dan Coutinho pun sama-sama mengaku tidak sabar kembali menginjakkan kaki mereka di rumput Anfield. Suarez mengunggah video dalam Instagram Story-nya ketika tiba di John Lennon Airport, Liverpool, dengan membubuhi pesan "Anfield, saya tak sabar melihatmu lagi".

Coutinho juga tak kalah antusias untuk kembali ke markas mantan klubnya tersebut. Winger asal Brasil itu pernah menjadi pemain kesayangan publik Anfield sebelum dilego ke Barcelona, awal 2018. "Saya sangat antusias," ujar Coutinho, seperti dilansir liverpoolecho.co.uk, Senin (6/5/2019).

Namun, dua pemain itu sepertinya tidak bisa mengharap mendapat resepsi hangat dari publik Anfield, terutama Suarez. Polah Suarez ketika merobek gawang Liverpool pada leg pertama di Camp Nou bisa jadi masih melukai hati pendukung tim berjuluk The Reds ini. Berbeda dengan beberapa pemain yang enggan merayakan gol ketika melawan mantan klub mereka, Suarez justru berselebrasi dengan meluap-luap ketika membuka pesta gol Barca 3-0 di Camp Nou.

Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, sendiri mengakui keangkeran Anfield. Dia ingin anak asuhnya tidak terlena meski unggul 3-0 pada leg pertama. Entrenador asal Spanyol ini berharap Lionel Messi dkk. belajar dari kesalahan ketika disingkirkan AS Roma 4-4 karena kalah produktivitas gol tandang pada perempat final 2017/2018. Saat itu, Messi dkk. membawa bekal kemenangan 4-1 pada leg pertama di Camp Nou. Namun pada leg kedua di markas Roma, Barca dihajar Roma 0-3.

"Itu [menang 3-0 di Camp Nou] hasil yang sangat bagus, namun kami akan berkunjung ke stadion yang sangat sulit ditaklukkan, dengan histori besar, dan itu memberi Anda tekanan tinggi. Kami tahu ini belum berakhir," ujar Valverde, seperti dikutip Reuters.