2 Pekan Menjelang Liga 1, 4 Pemain PSS Sleman Kegemukan

Brian Ferreira merayakan gol ke gawang PSIS Semarang pada laga uji coba di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (30/4/2019) malam. - Harian Jogja/Jumali
02 Mei 2019 21:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Empat pemain PSS Sleman kegemukan ketika Liga 1 2019 akan dimulai dua pekan lagi.

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengatakan persoalan ini harus segera diselesaikan. Terdapat empat pemain PSS Sleman kelebihan berat badan yakni Nerius Alom, Guileherme Felipe “Batata” de Castro, Brian Ferreira dan Arsyad Gufron. Mereka tidak bisa leluasa saat memainkan bola di lapangan.

“Soal itu [berat badan], sejak awal saya sudah bicara ke tim medis dalam hal ini dokter agar mereka diet. Jika tidak bisa, ya silakan tanya ke mereka, apakah program ini dijalankan atau tidak,” kata Seto di Stadion Maguwoharjo, Sleman, kamis (2/5/2019).

Seto menyebut sampai kini dirinya tidak akan membedakan atau mengkategorikan para pemain yang ada masuk dalam skuat inti atau cadangan. Ia meminta pemain untuk fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi Liga 1 2019.

“Tidak ada inti dan cadangan. Karena semua pemain di sini inti. Untuk itu saya minta semua fokus menghadapi kompetisi,” ujarnya.

PSS Sleman terus memoles taktik menjelang laga perdana Liga 1 2019 melawan PSM Makassar di Stadion Andi Matalatta, 15 Mei mendatang.

Dari dua kali uji coba dengan tim selevel, sektor sayap dan fullback belum menunjukkan penampilan yang maksimal.

Sejumlah pemain yang dipasang sebagai pemain sayap terlihat belum banyak menusuk pertahanan dari Badak Lampung FC dan PSIS Semarang. Alhasil, ciri khas permainan PSS yang banyak memaksimalkan kecepatan pemain sayap tidak terlihat.

“Kami coba beri pengertian kepada pemain seperti apa. Sejatinya gerakan wing sudah benar, hanya saja support dari fullback belum terlihat. Ini yang terus kami perbaiki,” kata Seto.