Sudah Beri Perlawanan Hebat, Liverpool Tetap Kalah dari Kegemilangan Messi

Lionel Messi - Reuters/Albert Gea
02 Mei 2019 04:17 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Liverpol memberikan perlawanan hebat ketika melawan sahibulbait Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions 2018-2019 di Stadion Camp Nou, Barcelona, Kamis (2/5/2019) dini hari WIB. Namun, tekanan dan kegigihan The Reds tak mampu memadamkan sihir Lionel Messi. Anak asuh Jurgen Klopp kalah 0-3.

Liverpool tampil sangat berani, menekan Barcelona sepanjang laga, dan menerapkan gegenpressing ala Klopp dengan nyaris sempurna. Di 15 menit awal, Blaugrana kelimpungan dan terpaksa memanfaatkan umpan-umpan panjang serta sangat bergantung pada giringan Lionel Messi kala menyerang. Bek tengah Clement Lenglet juga sangat kerepotan menghentikan Mohamed Salah dan Barca beruntung Gerard Pique tampil dalam performa terbaik untuk memotong aliran serangan Liverpool.

Barca kemudian unggul di menit ke-26 setelah Luis Suarez menyelinap di ruang yang tak terkawal Joel Matip serta Virgil van Dijk untuk mencocor umpan Jordi Alba dan menjebol gawang Alisson Becker.

Setelah unggul, Barca tetap kesulitan mengembangkan permainan karena pressing ketat yang diterapkan Liverpool. Azulgrana bahkan terpaksa memanfaatkan serangan balik dan berhati-hati saat mengumpan.

15 Menit setelah jeda, Ernesto Valverde membuat perubahan penting yang bisa menyiasati tekanan hebat Liverpool. Penyerang sayap Philippe Coutinho ditarik keluar, diganti bek kanan Nelson Semedo. Formasi pun berubah dari 4-3-3 menjadi 4-4-2.

Jurgen Klopp tak merespons perubahan ini dan hasilnya fatal. Barcelona lebih leluasa menyerang. Di menit ke-75, gawang The Reds jebol. Messi mengirim umpan yang diteruskan Sergi Roberto ke Suarez. Striker Uruguay yang pernah tiga setengah musim menjadi pujaan Liverpool ini melepaskan tembakan keras. Bola membentur mistar, muntah ke arah Messi. Van Dijk bermain buruk mesku baru dua hari lalu diganjar penghargaan Pemain Terbaik Inggris 2019. Dia terlambat menutup ruang dan kedodoran. Messi, dengan kecepatannya, menyambut bola rebound untuk menggandakan keunggulan Barca.

Liverpool luluh lantak tujuh menit kemudian. Fabinho secara tak sportif menghentikan laju Messi dan mendapat kartu kuning. Barcelona dihadiahi tendangan bebas berjarak sekitar 30 meter dari gawang. Messi kemudian membuat keajaiban. Bola sepakan kaki kirinya meluncur ke pojok kanan atas gawang Liverpool tanpa bisa ditepis Alisson.

Klopp kemudian mengubah sistem, memasukkan dua striker, Roberto Firmino dan Divock Origi, dan menarik keluar James Milner serta Giorginio Wijnaldum.

Liverpool nyaris mencetak gol tiga menit kemudian. Tetapi bola tendangan Salah membentur mistar. Kemudian, The Reds kalap, mengurung Barcelona dan membiarkan lubang di lini belakang menganga. Di pengujung laga, Barcelona bisa saja menambah dua gol seandainya Ousmane Dembele yang masuk menggantikan Suarez lebih tenang.

Barca unggul 3-0 dan menatap laga kedua di Anfield, Rabu (8/5/2019) pekan depan dengan lebih tenang. Namun, gaya main Liverpool yang sangat merepotkan bisa menjungkalkan Azulgrana jika mereka tak hati-hati.