Liga 1 Diundur, Ini Keuntungan & Kerugian untuk PSS Sleman

Ilustrasi suporter PSS Sleman - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
24 April 2019 23:17 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro menganggap keputusan PT Liga Indonesia Baru memundurkan sepak mula Liga 1 2019 berpotensi memengaruhi motivasi pemain. Semula kick off dijadwalkan 8 Mei, tetapi kemudian diubah menjadi 15 Mei mendatang.

“Jangan sampai motivasi pemain yang kini sudah siap terganggu. Ini yang harus kami atasi. Di sisi lain, dampak positif dari mundurnya kick off tentu ada, yakni kami memiliki waktu untuk melakukan uji coba,” kata Seto kepada Harian Jogja di sela-sela latihan di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/4/2019).

Meski mengisyaratkan akan menata ulang program dan menambah frekuensi uji coba, Seto belum mau berbicara banyak mengenai lawan yang akan dihadapi. Pelatih asal Kalasan ini hanya mengharapkan setelah uji coba dengan Badak Lampung FC, timnya bisa melawan tim selevel.

“Untuk akhir pekan ini [lawan Badak Lampung FC] kami masih menunggu dari manajemen. Biarkan manajemen bekerja dulu. Satu uji coba lagi di pekan depannya, penginnya lawan tim selevel, sambil evaluasi tim,” ucap Seto.

Sejauh ini, PSS Sleman belum pernah melakukan laga uji coba di luar kandang. Padahal, di laga awal, PSS

akan melawat ke markas PSM Makassar di Stadion Andi Matalatta, Makassar. Seto mengharapkan dalam

waktu dekat Super Elang Jawa bisa menggelar satu uji coba di luar kandang pada pekan mendatang.

“Kemarin sempat komunikasi dengan PS Tira, mungkin ada beberapa kendala. Semen Padang juga. Ada arah uji coba ke sana,” kata dia.

Seto sampai kini masih melihat penampilan pemain asal Sleman Vicky Aditya. Pemain ini sempat magang di PSS

Sleman sebelum bergabung dengan Persiba Bantul. Rencananya, Vicky diplot mengisi slot pemain U-23 yang masih

kosong. Jika Vicky bergabung, PSS Sleman tinggal mencari dua pemain lagi untuk menggenapi kuota tujuh pemain U-23.

“Sekilas Vicky oke. Adaptasinya bagus dan punya. Nanti, kami lihat ke depan. Kemungkinan masuk ada. Karena dia dulu juga pernah ikut saya pas magang jadi saya tahu.”

Adapun Manajer PSS Sleman Retno Sukmawati belum menerima kabar resmi mengenai mundurnya jadwal

kick off Liga 1. Namun, dia memastikan persiapan tim tak akan terganggu. “Nanti kami programkan dengan penambahan uji coba,” kata Retno.

Mundurnya sepak mula malah memberi banyak waktu kepada PSS Sleman untuk berburu pemain U-23. Sementara, dampak negatifnya adalah pembengkakan biaya operasional. Akan tetapi, Retno enggan mengungkapkan seberapa besar pengaruhnya ke keuangan PSS

Direktur Media PT Liga Indonesia Baru, Hanif Marjuni, menegaskan telah berbicara kepada seluruh klub peserta tentang mundurnya Liga 1 2019.

“Sesuai keputusan pemilik klub hari ini, kompetisi Liga 1 2019 diundur menjadi 15 Mei 2019. Alasannya, karena permintaan dari sponsor,” kata Hanif.

Perusahaan pengelola kompetisi profesional di Tanah Air itu akan merevisi jadwal yang telah dibagikan ke klub beberapa waktu lalu. “Termasuk pertandingan pembuka Persija melawan Semen Padang.”