Liverpool Tak Ingin Terpaku Derby Manchester

Manchester City versus Manchester United - Reuters/Jason Cairnduff
23 April 2019 23:17 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA— Duel panas Manchester United (MU) melawan Manchester City pada tengah pekan ini tak hanya dinanti fans kedua tim. Liverpool jelas berkepentingan terhadap Derby Manchester yang bakal digelar di Old Trafford tersebut. Bagi City, United memang menjadi lawan terkuat mereka di sisa empat pertandingan kompetisi.

Menang atas Setan Merah berarti menjaga asa mereka mempertahankan gelar Liga Premier Inggris. Sebaliknya, kekalahan bakal membuat City tetap tertinggal dua angka di bawah Liverpool dengan sisa tiga pertandingan.

Eks bek Liverpool, Jamie Carragher, meyakini penentuan gelar bakal terjadi di dua laga City berikutnya yakni melawan MU dan Burnley. Dia yakin Liverpool akan menang atas Huddersfield sehingga City akan memegang kunci dengan dua pertandingan itu. 

“Kalau City memenangi dua laga berikutnya, saya pikir mereka tak akan kehilangan poin di dua pertandingan terakhirnya,” ujar Carragher seperti dilansir Sky Sports, Senin (22/4/2019).

Di tiga pertandingan tersisa, Liverpool akan menghadapi Huddersfield Town, Newcastle United, dan Wolverhampton Wanderers. Sementara City masih akan menghadapi Leicester City, dan Brighton and Hove Albion seusai melawan MU dan Burnley. 

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, mengklaim tak terlalu mengharapkan hasil yang menguntungkan Liverpool dari laga Derby Manchester. Apalagi United baru saja dipermak oleh Everton dengan skor 0-4. Dia hanya ingin Liverpool fokus ke pertandingannya sendiri. 

“Saya kira saya akan menonton kalau tidak ada pekerjaan lain. Semoga saya bisa menghindarinya, kami tidak terpengaruh,” ujar Klopp dilansir Liverpool Echo, Minggu (21/4).

Klopp menegaskan tak akan menyepelekan laga melawan Huddersfield akhir pekan ini demi fokus ke laga semifinal Liga Champions melawan Barcelona, awal Mei. Di atas kertas, The Reds mestinya tak kesulitan membekuk Aaron Mooy dkk. yang sudah pasti degradasi. 

Terlebih Jordan Henderson dkk. tengah dalam tren positif dengan meraih 18 poin dari enam laga terakhir mereka. Kemenangan 2-0 atas Cardiff membuat Liverpool kini mengantongi 88 angka. Ini menjadi poin terbanyak mereka dalam tiga dasawarsa terakhir. Hanya pada musim 1978/1978 (98) dan 1987/1988 (90) mereka punya poin lebih banyak di divisi teratas. 

“Sejumlah orang di Liverpool mungkin bertanya ke kami apakah kami sudah memikirkan Barcelona di semifinal Liga Champions, kami akan sepenuhnya fokus ke Huddersfield,” ungkapnya dikutip BBC. 

Sumber : JIBI/Solopos