Ceres Negros Tumbangkan Persija Setelah Kalah 2 Gol Terlebih Dahulu karena Stamina Prima

Bek Ceres Negros, Carli de Murga (kanan), merayakan kemenangan timnya atas tuan rumah Persija Jakarta pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (23/4/2019). - Antara/Hafidz Mubarak A
23 April 2019 22:27 WIB Newswire Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Ceres Negros menang 3-2 atas tuan rumah Persija Jakarta pada matchday keempat Grup G Piala AFC 2019 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Selasa (23/4/2019). Kemenangan ini cukup dramatis karena klub Filipina itu tertinggal dua gol terlebih dahulu.

Pelatih fisik Ceres Negros Slobodan Klacar mengatakan timnya sempat dibuat kerepotan mengawal lini sayap Persija yang punya kecepatan. Namun, di babak kedua ada perubahan strategi yang dilakukan oleh pelatih Risto Vidakovic dan mengubah jalannya pertandingan.

Selain itu, Klacar menilai pemainya unggul dari segi fisik. Saat para pemain Persija kelelahan, penggawa Ceres Negros masih punya kecepatan.

“Di babak pertama memang sangat sulit karena kedua tim bermain sangat cukup imbang kekuatannya,” ujar Klacar dalam jumpa pers seusai pertandingan.

“Kami di babak kedua meskipun sudah tertinggal 0-2, kami masih punya kekuatan stamina. Kami bisa membalikkannya dengan mencetak tiga gol, banyak aksi, dan juga kami bisa mengatur tempo permainan cukup baik. Alhasil bisa menguasai pertandingan, terutama di babak kedua.”

“Jadi saya konsentrasi untuk menjaga kebugaran tim kami. Kami juga konsentrasi dengan strategi tim kami sendiri. Jadi kami tidak terlalu memperhatikan strategi dari Persija.”

Sementara itu, pemain Ceres Negros Bienvenido Maranon mengaku sangat menikmati pertandingan melawan Persija. Kehadiran puluhan ribu Jakmania—sebutan suporter Persija—tidak dirasakannya sebagai sebuah tekanan.

“Babak pertama cukup sulit, namun kami pemain tidak kehilangan fokus dan kami merasa enjoy bermain di sini dan kami senang akhirnya bisa mendapatkan hasil yang baik,” ujar Maranon.

“Saya cukup senang bisa tampil di depan ribuan pendukung dari Persija, mendapatkan atmosfer yang cukup luar biasa. Saya merasa luar biasa tampil di depan penonton Persija yang banyak,” kata gelandang Ceres Negros asal Spanyol.

Jalannya Laga

Sebagai sahibulbait, Persija langsung berinisiatif melakukan serangan di menit-menit awal pertandingan. Bruno Matos dan kawan-kawan beberapa kali mendapat peluang emas meski gagal berbuah gol.

Menit ketujuh, Ceres Negros mendapat peluang sangat bagus. Memanfaatkan kemelut di depan kiper Andritany Ardhiyasa, pemain-pemain Ceres Negros beberapa kali melesatkan tendangan ke arah gawang. Namun, penampilan apik Andritany membuat gawang Persija aman.

Memasuki menit ke-15, Persija masih menguasai jalannya pertandingan. Namun, tim berjuluk Macan Kemayoran ini masih kesulitan membongkar pertahanan Ceres Negros.

Persija mendapat penalti pada menit 19 setelah Sandi Sute dijatuhkan di kotak terlarang. Sayang, Bruno Matos yang menjadi eksekutor gagal membuat Persija unggul karena tendangannya terlalu lemah. Beberapa kali Ceres Negros mencoba keluar dari tekanan melalui serangan balik. Kokohnya pertahanan Ismed Sofyan dan kawan-kawan membuat tim tamu kesulitan membobol gawang Andritany. Hingga babak pertama berakhir skor 0-0 masih tak berubah.

Babak kedua baru berjalan tiga menit, Persija berhasil membobol gawang Ceres Negros lewat sundulan Sandi Sute. Memanfaatkan umpan lambung hasil tendangan bebas Ismed Sofyan, Sandi Sute menjebol gawang Ceres. Persija unggul 1-0.

Ceres Negros hampir saja bisa menyamakan kedudukan pada menit 52. Lagi-lagi Andritany jadi penyelamat Persija.

Bruno Matos akhirnya bisa menjebol gawang Ceres Negros pada menit 57. Berawal dari umpan Sandi Sute, Bruno Matos melesakkan tembakan mendatar ke arah kiri gawang Ceres Negros, dan mengubah skor menjadi 2-0 untuk keunggulan Persija.

Tertinggal dua gol, Ceres Negros mencoba penetrasi dengan permainan dari sayap. Akan tetapi, kokohnya pertahanan bek Macan Kemayoran dan apiknya Andritany membuat penggawa Ceres Negros kesulitan.

Akhirnya gawang Persija kebobolan pada menit 69. Gol Ceres Negros diciptakan oleh pemain pengganti Miguel Tanton.

Gol ini membuat mental para pemain Ceres Negros meninggi dan terus-menerus melakukan serangan. Usaha anak-anak Ceres Negros untuk menyamakan skor akhirnya terwujud di menit 84. Kali ini giliran Bienvenido Maranon yang mencatatkan namanya di papan skor. Skor pun menjadi imbang 2-2.

Petaka bagi Persija terjadi jelang pertandingan berakhir. Memanfaatkan crossing Stephan Schrock, Mike Ott menjebol gawang tuan rumah di masa injury time. Hingga pertandingan berakhir, skor 3-2 untuk keunggulan Ceres Negros atas Persija Jakarta tetap tak berubah.