Beberapa Pemain Mengancam Hengkang, Ini Komentar Bos PSIM

Karteker CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto - Harian Jogja/Jumali
17 April 2019 18:52 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pemain lama PSIM Jogja mengancam hengkang dari pemusatan latihan di Bukit Hambalang, Bogor, karena kurang puas dengan negosiasi kontrak.

Karteker CEO PT PSIM Jaya Bambang Susanto mengatakan negosiasi dengan sembilan pemain lawas diserahkan kepada Ketum PSIM Jogja Agung Damar Kusmandaru. Menurut Bambang, pembagian tugas ini dilakukan demi mempercepat pembentukan tim. Sejauh ini, manajemen  klub secara maraton mencoba memenuhi kebutuhan 26 pemain yang akan memperkuat PSIM Jogja di Liga 2 2019.

Saat ini PSIM baru memiliki 16 pemain, yakni sembilan pemain yang memperkuat Laskar Mataram musim lalu dan tujuh pemain anyar. Sedikitnya sepuluh pemain masih dibutuhkan untuk melengkapi 26 pemain seperti yang diinginkan oleh Pelatih PSIM Jogja, Vladimir Vujovic.

Bambang menyebut saat ini tiga sampai lima pemain yang sedang diseleksi dan menjalani negosiasi. Mereka berasal dari Bogor FC dan klub lainnya. Kendati demikian, Bambang enggan menyebut nama dan posisi pemain yang saat ini sedang menjalani seleksi dan negosiasi.

“Sekarang masih proses. Mudah-mudahan pekan ini bisa selesai,” kata Bambang.

Sebelumnya, delapan dari sembilan pemain PSIM Jogja musim lalu yang dipertahankan oleh manajemen berpotensi hengkang dari pemusatan latihan di Bukit Hambalang, Bogor dan bergabung dengan klub lainnya karena hingga Rabu (17/4/2019) siang, belum ada kejelasan kontrak.

“Sampai siang ini belum ada kejelasan,” kata salah satu pemain.

“Kami sepakat seusai uji coba dengan tim Liga 3, besok [Kamis, 18/4/2019], jika tidak ada kejelasan, kami akan pulang. Hari ini ada satu pemain di antara kami yang rencananya pulang, jika sampai siang ini belum ada kejelasan. Sebab, dia sudah ada komunikasi dengan klub lainnya.”

Menurut dia, persoalan yang dihadapi sejatinya bukan kepada besaran nilai kontrak. Akan tetapi, proses negosiasi selepas penyodoran nilai kontrak dari manajemen.

“Kami kecewa dengan negosiasi yang nilainya sudah dipatok dan tidak ada tawar-menawar. Ini bukan PSIM Jogja yang sebenarnya,” ujar dia.

Sembilan pemain yang dipertahankan PSIM adalah Ivan Febrianto, Fandy Edy, Edo Pratama, Risman Maidulah, Raymond Tauntu, Gilang Pratama, Hendrico, Supriyadi, dan Yoga Pratama.

Raymond Tauntu melalui akun resmi Instagram @PSIMjogja_Official, Selasa (16/4/2019) malam dinyatakan telah bersepakat kembali bergabung dengan Laskar Mataram.

Jangkar Laskar Mataram Raymond Tauntu, hari ini resmi menandatangani perpanjangan kontrak baru selama satu musim dengan PSIM Jogja,” tulis akun tersebut.

Sementara 7 pemain lain yang telah disodorkan perpanjangannya belum mau untuk menandatangani kontrak yang sebelumnya telah disepakati sebelum berangkat TC di Sentul dengan Agung Damar selaku perwakilan manajemen dalam negosiasi ini.

Tujuh pemain lama PSIM Jogja sebenarnya sudah cukup memuaskan Pelatih PSIM Jogja Vladimir Vujovic.

“Saya datang ke PSIM dengan data yang sebelumnya sudah saya kumpulkan. Saya tahu banyak nama yang main musim lalu dan sembilan pemain lama tak masalah. Saya sudah bicara dengn Fandy Edi, Raymond, Risman, Edo dan Yoga juga dan mereka bagus. Kami tidak masalah ya mereka langsung masuk dan ada dalam skema kami,” ungkap Vlado.