Tiga Poin dari Chelsea, Selanjutnya Liverpool Sapu Bersih Laga Sisa

Mohamed Salah, merayakan golnya ke gawang Chelsea pada pertadningan pekan ke-34 antara Liverpool dan Chelsea di Stadion Anfield, Liverpool, Inggris, Minggu (14/4/2019) malam WIB. - Reuters/Phil Noble
15 April 2019 23:07 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Kopites sempat cemas saat tim Liverpool masih ditahan imbang 0-0 Chelsea hingga jeda pertandingan di Anfield, Minggu (14/4/2019) malam WIB. Beberapa jam sebelumnya Manchester City baru saja mengambil alih puncak klasemen setelah membekuk Crystal Palace dengan skor 3-1.

Namun, The Reds hanya butuh delapan menit seusai jeda untuk membuat pendukungnya kembali bersorak. Tak tanggung-tanggung, Liverpool langsung unggul 2-0 lewat gol yang dicetak Sadio Mane di menit ke-51 serta tendangan geledek dari luar kotak penalti Mohamed Salah di menit ke-53. Liverpool pun kembali unggul dua poin dari Manchester City dengan torehan 85 poin dari 34 laga. Namun City masih punya satu laga tunda.

Jika melihat sisa laga kedua kubu musim ini, Liverpool relatif punya jadwal yang lebih ringan. Pasukan Jurgen Klopp “hanya” akan menghadapi tim papan tengah dan papan bawah macam Cardiff City, Newcastle United, Wolverhampton Wanderers dan Huddersfield Town. Sedangkan City sudah ditunggu Tottenham Hotspur dan Manchester United dalam dua pekan mendatang secara beruntun.

City juga masih menyisakan laga melawan tim alot seperti Burnley, Brighton & Hove Albion dan Leicester City. Burnley dan Brighton sendiri belum sepenuhnya aman dari degradasi sehingga diperkirakan bakal memberi City perlawanan keras.

Dengan sisa pertandingan tersebut, Salah cukup yakin Liverpool bisa meraih trofi Liga Premier jika menyapu bersih kemenangan di empat laga sisa. “Pendapat saya, ya. Kami harus fokus pada pertandingan kami sembari berharap City kehilangan poin,” ujarnya seperti dilansir Sky Sports, Senin (15/4/2019).

Klopp sendiri menilai tekanan pada timnya masih relatif besar meski baru saja memetik kemenangan krusial kontra The Blues. Sang pelatih mengklaim persaingan dengan City sejatinya tak memantik stress begitu besar bagi pemain di ruang ganti. Dia menyebut justru media dan orang-orang di luar klub yang membuat situasi lebih rumit.

“Tantangan terbesarnya adalah menghadapi kalian para jurnalis dan orang-orang lain. Itu karena kami tak berpikir seperti anggapan kalian,” ujar Klopp.

Eks Pelatih Borussia Dortmund itu menjelaskan betapa tidak pentingnya tim mengetahui hasil laga City sebelum laga. “Misal ada yang memberitahu City kalah dan kami mengetahuinya lima menit sebelum pertandingan, itu tidak membantu. Anda kehilangan fokus pada saat itu.” 

Sumber : JIBI/Solopos