PSG Dipermak Lille 1-5, Tuchel Frustrasi

Thomas Tuchel - Reuters/Regis Duvignau
15 April 2019 17:22 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSG Thomas Tuchel berang setelah timnya kalah telak 1-5 dari Lille di laga pekan ke-32 Lige 1 Prancis, Senin (15/4/2019) dini hari WIB. Tuchel menganggap timnya tak punya kedalaman skuat dan butuh pemain pelapis yang lebih berkualitas.

Ini adalah kekalahan terbesar PSG di Parc des Princes sejak 2000. Tak hanya itu, kekalahan ini juga menunda keberhasilan Les Parisiens menjuarai Ligue 1 musim ini. PSG masih bercokol di peringkat pertama dengan 81 angka dari 31 lagam masih unggul 17 angka dari Lille yang berada di peringkat kedua. Padahal, jika tadi malam PSG menang, mereka dipastikan merengkuh trofi karena bakal unggul 23 angka dari Lille. Dengan enam pertandingan tersisa, Lille tak mungkin lagi mengejar perolehan nilai PSG.

Namun, yang terjadi malah pembantaian. PSG kebobolan di menit ketujuh gara-gara gol bunuh diri Thomas Meunier tetapi kemudian membalas lewat Juan Bernat empat menit berselang. Namun, Bernat dikartu merah di menit ke-36 dan selanjutnya PSG menjadi bulan-bulanan.

Di babak kedua, PSG dibobol empat kali oleh Nicolas Pepe (51'), Jonathan Bamba (65'), Gabriel Magalhaes (71'), dan Jose Fonte (84').

Hasil buruk ini memicu perbedaan pendapat antara bintang PSG, Kylian Mbappe, dan pelatih Thomas Tuchel. Mbappe menganggap rekan-rekannya bermain seperti pemain amatir yang baru belajar bermain bola. Komentar itu langsung disangkal Tuchel.

“Mudah berkata seperti Mbappe. Tetapi kami mengendalikan pertandingan. Kami memulai laga dengan bagus, dan mencetak dua gol yang sayangnya dianulis karena offside. Mereka [Lille] sebenarnya tak punya peluang di babak pertama dan ketika kami bermain dengan sepuluh orang, kami kesulitan,” kata Tuchel di Canal+.

Tuchel kemudian menuding badai cedera yang menerpa timnya sebagai sumber kesulitan.

“PSG kekurangan pemain. Kami kehilangan Lassana Diarra dan Adrien Rabiot,” ujar Tuchel.

PSG kehilangan banyak pemain, meliputi Edinson Cavani, Kylian Mbappe, Marquinhos, Angel di Maria, dan Lassana Diarra yang cedera. Sementara, Adriet Rabiot diasingkan sejak awal musim lantaran membelot ingin pindah.

“Kami kekurangan pemain dan saya akan bilang ke presiden klub. Sebelumnya tak ada yang memperhatikan masalah ini karena kami selalu menang. Sekarang semuanya menyadari masalah ini.”