Preview Arsenal Vs Newcastle United: The Gunners Kembali Mengharapkan Tuah Kandang

Unai Emery - Reuters/David Kleinn
01 April 2019 10:47 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Arsenal tidak konsisten di bawah asuhan Unai Emerymusim ini. Namun khusus di laga kandang, Arsenal sangat perkasa

The Gunners pernah mengalahkan Manchester United, Chelsea, dan Tottenham Hotspur, plus menahan imbang Liverpool di Emirates. Total, tim London Utara ini meraup 41 poin dalam 16 laga kandang di Liga Premier musim ini. Pasukan Emery menyamai perolehan poin kandang Liverpool dan hanya kalah dari Manchester City yang mencaplok 45 poin di laga home.

Arsenal bahkan meraih streak kemenangan dalam sembilan pertandingan terbaru di Emirates pada Liga Premier. Nah, Emery di ambang membawa timnya menyamai rekor Arsenal besutan Arsene Wenger yang meraih kemenangan dalam 10 laga kandang secara beruntun pada musim 1997/1998.

Untuk bisa sejajar dengan Profesor, julukan Wenger, Emery harus mampu membawa Arsenal menaklukkan Newcastle United di Emirates, London, Selasa (2/4/2019) pukul 02.00 WIB. Kemenangan ini sekaligus sangat diperlukan Arsenal untuk kembali merangsek ke zona big four.

The Gunners terlempar dari zona Liga Champions setelah pesaing mereka, Manchester United, menang tipis 2-1 saat menjamu Watford, di Old Trafford, Sabtu (30/3/2019) malam WIB. Arsenal harus puas melorot ke peringkat kelima, sedangkan United merangsek ke posisi keempat.

Emery pun enggan jemawa ketika timnya menjamu Newcastle. Tim yang arsiteki Rafael Benitez ini dalam momentum lumayan apik dengan hanya menelan sekali kekalahan dalam enam laga terbaru mereka di Liga Premier. "Newcastle dalam tren bagus. Mereka punya para pemain bagus dan organisasi bagus. Pelatih yang punya jam terbang tinggi [Benitez] dan dia sangat kompetitif, saya tahu benar," ujar Emery, seperti dilansir chroniclelive.co.uk, Minggu (31/3/2019).

Emery bisa dalam situasi dilema untuk menentukan barisan serangan timnya. Eks juru taktik Paris Saint Germain (PSG) ini harus memilih memainkan Mesut Ozil atau Henrikh Mkhitaryan sebagai starter. Ozil mulai menjadi langganan starting XI The Gunners dalam beberapa pekan terakhir sejak Mkhitaryan menderita cedera saat melawan United. Ozil dimainkan di belakang duet bomber Pierre Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette dalam beberapa laga. Pemain berdarah Jerman Turki itu juga dipasang sejak menit awal saat Arsenal melawan Rennes di Liga Europa.

Saat itu, Mkhitaryan belum pulih benar dan hanya diparkir di bangku cadangan. Menjelang laga melawan Newcastle, pemain Armenia tersebut mulai bugar 100 persen dan bisa jadi dirinmya bakal kembali dimainkan sebagai starter sebagai trisula The Gunners bersama Aubameyang dan Lacazette.

Tapi, Emery sebaiknya menengok rekor Ozil terlebih dahulu sebelum menentukan siapa yang bakal dimainkannya sejak menit awal. Ozil berkontribusi untuk proses empat gol Arsenal dalam empat penampilannya melawan The Magpies di Liga Premier, dengan perincian tiga gol dan satu assist. Keputusan Emery menentukan lini depan timnya sangat penting dalam duel ini. Sebab, Newcastle kerap memakai strategi parkir bus pada laga away.

Meski bermain defensif, bukan berati pasukan Benitez tidak berpeluang mencetak gol. Mereka bisa mengejutkan lewat counter attack dengan mengandalkan Ayoze Perez. Dalam catatan squawka.com, tak tanggung-tanggung Perez mengkreasi 14 peluang lewat open play di Liga Premier musim ini.

 

Perkiraan Starting XI

Arsenal (3-4-1-2) Pelatih: Unai Emery (Spanyol)

Leno; Mustafi, Sokratis, Koscielny; Maitland-Niles, Guendouzi, Xhaka, Kolasinac; Ozil; Aubameyang, Lacazette

Newcastle United (5-4-1) Pelatih: Rafael Benitez (Spanyol)

Dubravka; Yedlin, Lejeune, Fernandez, Clark, Ritchie; Perez, Shelvey, Hayden, Almiron; Rondon

Sumber : JIBI/Solopos