Kalteng Putra Ingin Bermarkas di Bantul, Pengelola SSA Masih Menunggu Komunikasi Lanjutan

Pemain Kalteng Putra menjalani pemusatan latihan di Stadion UNY, Jumat (8/2/2019). - Harian Jogja/Jumali
29 Maret 2019 22:47 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pengelola Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, masih menunggu komunikasi lanjutan dari tim promosi Liga 1 2019, Kalteng Putra, mengenai rencana penggunaan stadion tersebut. Meski telah mengajukan surat peminjaman stadion, hingga sore ini manajemen Kalteng Putra belum menjalin pembicaraan komunikasi lanjutan dengan pengelola SSA.

"Sejauh ini kami masih menunggu," kata Kepala Seksi Sarana dan Prasarana Bidang Pemuda dan Olahraga Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul, Bagus Nur Edy Wijaya kepada Harianjogja.com, Jumat (29/3/2019) sore.

Bagus mengakui beberapa waktu lalu dirinya telah menerima perwakilan dari manajemen Kalteng Putra dan menerima surat peminjaman stadion. Surat tersebut, lanjut dia, sudah diserahkan kepada Bupati Bantul Suharsono.

"Surat juga sudah kami serahkan ke pak Bupati, tinggal menunggu izinnya," terangnya.

Menurut Bagus, Kalteng Putra memilih bermarkas di Bantul untuk Liga 1 ini karena Stadion Tuah Pahoe yang selama ini menjadi markas mereka masih direnovasi.

Tim asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah itu, tertarik berkandang SSA karena mendapat masukan dari sejumlah tim Liga 1 lainnya.

"Saat pertemuan tim-tim Liga 1, banyak yang mengusulkan Bantul ke Kalteng Putra. Bantul dinilai memiliki fasilitas memadai, baik fasilitas stadion dan fasilitas akomodasinya, seperti hotel dan kedekatan dengan bandara," terangnya.

CEO Kalteng Putra Agustiar Sabran mengungkapkan untuk laga terdekat, yakni semifinal Piala Presiden 2019, anak asuh Gomes de Oliviera akan memakai Stadion 17 Mei, Banjarmasin.

"Untuk babak semifinal, kami pakai Banjarmasin," ucapnya singkat.