Slemania : Kami Tidak Ingin PSS Sleman Hanya Numpang Lewat di Liga 1

Guilherme Felipe de Castro "Batata" - Istimewa
26 Maret 2019 11:07 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Kegagalan menembus babak 8 besar Piala Presiden, dan lambannya pergerakan PSS dalam mempersiapkan tim menghadapi Liga 1 2019 membuat ordo suporternya, Slemania angkat bicara.

Slemania dengan tegas kembali mengingatkan kepada manajemen, tim pelatih dan PT Putra Sleman Sembada jika PSS Sleman tidak boleh terdegradasi ke Liga 2 pada 2020 mendatang.

"Kami ingatkan kepada semua pihak, jangan sampai PSS hanya numpang lewat," kata Presidium Slemania,  Asep Handi Kurniawan kepada Harianjogja.com, Selasa (26/3/2019) siang.

Asep menyadari sejauh ini persoalan perekrutan pemain menjadi hal teknis dan menjadi kewenangan dari tim pelatih dan manajemen. Kendati demikian, Slemania memiliki kewajiban untuk mengingatkan kepada tim pelatih dan manajemen agar serius mendatangkan pemain yang berkualitas dan mampu membawa PSS bertahan di Liga 1.

"Untuk itu kami tekankan ke manajemen untuk pandai-pandai merekrut pemain. Jangan sampai merekrut pemain yang justru nantinya merugikan tim. Soal Batata [Guilherme Felipe de Castro 'Batata'] yang dikabarkan bengal dan dihukum di India, kami berharap agar tim pelatih bisa mengendalikan emosinya. Mudah-mudahan apa yang dialaminya di India, tidak terjadi di sini jika nantinya direkrut PSS Sleman," harap Asep.

Menurut Asep, persoalan internal berupa komunikasi yang kurang harmonis di tubuh PSS Sleman sudah saatnya diselesaikan. Sebab, hal ini akan berdampak kepada tim. Oleh karena itu, semua pihak baik PT PSS, manajemen dan tim pelatih sudah saatnya melakukan pembenahan komunikasi.

"Kami mendorong agar persoalan ini segera dibenahi. Begitu juga dengan hal teknis. Karena kami tidak ingin PSS hanya numpang lewat di Liga 1," ucap Asep.