Kegagalan Indonesia U-23 adalah Tanggung Jawab Indra Sjafri

Jajaran pelatih Timnas U-23 - pssi.org
25 Maret 2019 20:17 WIB Ahmad Baihaqi Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA  - Indonesia U-23 gagal lolos ke Piala Asia U-23 2020 setelah menelan dua kekalahan di Kualifikasi Grup K, dari Thailand dan Vietnam. Pelatih Indonesia, Indra Sjafri, meminta publik untuk tak menyalahkan para pemainnya.

Indonesia tersungkur seusai dibekuk Vietnam 0-1, Minggu (24/3/2019). Ini kekalahan kedua Indonesia setelah pada laga pertama dilibas Thailand 0-4.

"Sayang, kami kebobolan lewat set-piece bukan dari open play. Sebenarnya game plan kami sangat baik, 90 persen berjalan baik pergantian pemain juga baik. Tapi sayang, itu lah sepak bola. Sebenarnya beberapa set-piece dari Vietnam kami bisa selamatkan, namun satu set-piece, kami kemasukan," kata Indra seperti dilansir pssi.org.

"Tetapi dengan kekalahan ini sepak bola Indonesia tetap akan berkembang, dan apa yang akan kami lakukan tentu ada target-target lain yang akan kami capai. Tapi yang kami pastikan, sepak bola Indonesia tidak akan mati dengan kekalahan ini," tandasnya.

Lebih lanjut Indra tak mau anak asuhnya disalahkan karena kegagalan ini. Dia menegaskan hasil negatif ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab dirinya. "Semua tanggung jawab ada di tangan saya, jangan menyalahkan Egy [Maulana Vikri], jangan menyalahkan Marinus [Wanewar], jangan menyalahkan individu pemain, itu tidak baik. Itu kalau mau sepak bola Indonesia selalu bergairah pemainnya."

"Pemain saya sudah berjuang, apa yang salah ya sepak bola begitu. Kalau tadi menang, saya yakin tadi Egy tidak dinilai salah, ini kan karena ada kekalahan semuanya. Saya enggak mau menyalahkan individu pemain," jelasnya.

Sumber : JIBI/Solopos