Kualifikasi Euro 2020: Spanyol Perlu Waktu Panjang

Luis Enrique - Reuters/Giorgio Perottino
23 Maret 2019 18:07 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Spanyol mengawalikualifikasi Euro 2020 dengan menjamu Norwegia pada Minggu (24/3/2019) pagi WIB.

Spanyol kini tampil dengan wajah baru selepas Piala Dunia 2018.

Pelatih Luis Enrique membawa banyak nama baru, salah satunya bek kiri Jose Gaya.

Pemain belakang tersebut berjanji untuk menggairahkan penggemar lagi setelah penampilan di Piala Dunia dan UEFA Nations League yang mengecewakan.

Spanyol membuat awal bagus di bawah pelatih Luis Enrique di Nations League, tetapi gagal lolos ke semifinal setelah kalah dari Inggris dan imbang kontra Kroasia, hasil yang menghancurkan optimisme awal setelah Piala Dunia yang menorehkan hasil mengerikan.

“Jelas bahwa kami harus membuat orang percaya pada kami lagi," kata Gaya pada konferensi pers pada Sabtu (23/3/2019) menjelang laga menjamu Norwegia di Grup F kualifikasi Euro 2020  di Stadion Mestalla, markas Valencia, klub tempat Gaya merumpout sehari-hari.

Spanyol juga akan menghadapi Kepulauan Faroe, Malta, Rumania, dan Swedia di Grup F.

"Semuanya dimulai besok, ini pertandingan kualifikasi pertama dan kami harus membuat semua orang bersemangat dan itulah yang akan kami coba lakukan, menampilkan performa bagus. Itulah yang kami semua inginkan, tim yang jelas dengan ide yang jelas," paparnya.

Luis Enrique memanggil 41 pemain sejak mengambil alih Juli lalu setelah Julen Lopetegui dipecat pada malam menjelang Piala Dunia dimulai lantaran mencapai kesepakatan untuk melatih Real Madrid, padahal baru beberapa hari meneken perpanjangan kontrak sebagai pelatih Spanyol.

Alhasil, Spanyol yang kemudian ditukangi pelatih sementara Fernando Hierro kandas di 16 besar, kalah adu penalti dari tuan rumah Rusia.

Enrique mengatakan memerlukan waktu sebelum dia memiliki gagasan yang pasti tentang penampilan anak asuhnya. Dia menegaskan tidak ada gunanya mencoba membandingkan tim Spanyolnya saat ini dengan tim yang mendominasi sepak bola dunia sepanjang 2008 hingga 2012.

"Para pemain ini memiliki kapasitas yang besar untuk tumbuh. Saya memilih 23 pemain ini karena saya pikir mereka adalah yang terbaik untuk dua pertandingan ini dan saya ingin mereka semua melangkah maju," ucap Enrique.

"Kami harus membuat tim nasional baru dan itu hanya akan terjadi dengan proses waktu, pertandingan, dan hasil yang baik. Jika kami membandingkan diri kami dengan tim-tim yang memenangi Euro (2008 dan 2012) dan Piala Dunia (2010), tentu kami akan kalah,” lanjutnya.

"Banyak pemain yang lebih tua atau sudah pensiun. Kami sekarang ingin membangun tim pemenang lain, tetapi memenangkan trofi tidak mudah," kata Enrique lagi.

Sumber : Reuters