Preview Spanyol Vs Norwegia: Menguji Eksperimen Enrique

Dani Parejo, salah satu pemain anyar yang dipanggil Luis Enrique di Timnas Spanyol. - Reuters/Heino Kalis
23 Maret 2019 15:37 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Luis Enrique mencatat debut kurang mengesankan sebagai Pelatih Timnas Spanyol dalam turnamen resmi.

La Furia Roja hanya finis kedua dengan selisih satu poin di bawah Inggris pada fase Grup 4, Liga A UEFA Nations League, akhir tahun lalu. Tangan dingin pelatih yang akrab disapa Lucho itu pun bakal diuji pada Kualifikasi Euro 2020. Spanyol memulai kampanye mereka pada Grup F dengan menjamu Norwegia, di Stadion Mestalla, Valencia, Minggu (24/3/2019) pukul 02.45 WIB. Empat hari kemudian, mereka akan menjamu Malta.

Menariknya, Enrique membawa skuat eksperimental dalam dua laga Kualifikasi Euro 2020 tersebut. Mantan pelatih Barcelona itu memanggil sejumlah pemain kurang tenar. Di antaranya Sergi Gomez,  Dani Parejo, Iker Muniain, Sergio Canales, Jamie Mata, dan Juan Bernat. Hanya Parejo, Muniain, dan Bernat yang pernah mencatat cap untuk Spanyol. Sisanya berstatus debutan. Bahkan, Jamie Mata belum pernah membela Spanyol di level junior sekali pun.

Enrique juga membuat kejutan dengan memasukkan winger Sevilla, Jesus Navas. Padahal, eks bintang Manchester City itu tidak turun ke lapangan memperkuat Spanyol sejak 2014 alias lima tahun lalu.

Sebaliknya, Enrique mencoret sebagian pemain berstatus bintang, seperti Isco, Cesar Azpilicueta, dan Koke. Isco memang jarang mendapatkan tempat di skuat utama klubnya, Real Madrid, ketika masih ditangani Santiago Solari. Tapi, Koke (Atletico Madrid) dan Azpilicueta (Chelsea) masih menjadi tumpuan utama klub mereka masing-masing.

Bahkan, Enrique awalnya juga mencoret gelandang Atletico, Saul Niguez. Namun Saul akhirnya menyusul rekan-rekannya ke kamp latihan Spanyol, Selasa (19/3), untuk menggantikan Fabian Ruiz yang mundur karena flu.

Saul sendiri enggan mempertanyakan alasan Enrique tidak memanggilnya sejak awal. Baginya, pelatih yang pernah membawa Barcelona meraih treble winner tersebut tentu memiliki alasan yang tak wajib dijelaskan kepada siapa pun.

"Pelatih tak harus menjelaskan segalanya kepadaku. Dia pikir ada pemain baru yang layak mendapat sebuah kesempatan untuk laga-laga yang bagus untuknya. Yang saya harus lakukan [saat tidak dipanggil memperkuat Timnas Spanyol] terus berlatih dengan klub dan saya akan berusaha yang terbaik ketika [akhirnya] dipanggil, namun dia tidak harus menjelaskan alasannya," ujar Saul, seperti dilansir marca.com, Jumat (22/3).

Enrique juga tak memanggil bomber Atletico, Diego Costa. Namun, pencoretan Costa bisa dimaklumi karena mantan penyerang Chelsea itu baru pulih dari cedera setelah absen tiga laga bersama klubnya. Enrique pun mau tak mau mengandalkan Alvaro Morata sebagai juru gedor La Furia Roja. Besar kemungkinan, Morata bakal diapit Muniain dan Rodrigo Moreno.

"Kami sudah lihat skuat yang dia [Enrique] pilih dan banyak pemain baru yang masuk, bagaimana pun mereka layak mendapat kesempatan. Pelatih ingin Spanyol yang bisa juara lagi, maka kami harus mengikuti instruksinya kemudian kami akan bertarung memperebutkan gelar," jelas Morata.

Norwegia sendiri tampil garang pada Liga Nations lalu. Tim asal Skandinavia menjuarai Grup 3 Liga C dan bakal promosi ke Liga B pada Liga Nations berikutnya. Norwegia bahkan hanya menelan sekali kekalahan sepanjang kalender 2018, yakni ditekuk 0-1 Bulgaria. Jika ingin meraih hasil positif di Mestalla, Norwegia harus bisa memanfaatkan kelemahan Spanyol di lini belakang. Pasukan Luis Enrique moncer dengan 19 gol dalam enam pertandingan, namun mereka kebobolan delapan kali dan hanya mencetak dua clean sheet.

Sumber : JIBI/Solopos