Gagal ke 8 Besar, Ini Komentar Pelatih PSS

PSS Sleman versus Persija Jakarta. - Antara/Andreas Firtri Atmoko
16 Maret 2019 00:37 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman harus mengubur mimpi melaju ke babak 8 besar Piala Presiden 2019 setelah pada pertandingan terakhir di Grup D ditekuk Persija Jakarta dengan skor 0-2 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (15/3/2019) malam. Dua gol Persija dicetak Bruno Matos menit ke-59 dan 85.

Persija berhak lolos ke babak 8 besar Piala Presiden dengan status juara Grup D dengan tujuh poin disusul Madura

United yang berada di peringkat kedua karena kalah dalam jumlah gol. Sementara PSS Sleman harus puas berada di peringkat ketiga dengan tiga poin dan disusul Borneo FC dengan 0 poin.

Sejak awal babak pertama, Persija sudah tampil menekan. Mereka mendapatkan peluang melalui Bruno Matos, namun masih menyamping dari gawang PSS Sleman. Usaha dari PSS Sleman melakukan serangan juga selalu kandas, karena berhadapan dengan ketatnya pertahanan Persija. Skor bertahan 0-0 hingga turun minum.

Masuk babak kedua, Persija mengganti pemain. Ramdani Lestaluhu masuk menggantikan Sandi Sute. Alhasil di menit ke-59, Persija unggul donasi gol melalui tandukan kepala dari Bruno Matos. Berawal dari umpan Riko Simanjuntak, Bruno yang berdiri bebas langsung menyambar bola dan menempatkan bola tepat di pojok kiri gawang PSS. Skor 1-0 untuk Persija.

Unggul 1-0 tidak membuat Persija menurunkan serangan. Pada menit ke-85, Bruno Matos kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah tendangan penalti gagal ditepis oleh Dhika Bhayangkara. Skor 2-0 bertahan hingga akhir pertandingan.

Pelatih Persija Ivan Kolev berterima kasih atas kerja keras pemain dan suporter Persija. Sebab kedatangan para suporter telah cukup banyak memberikan kontribusi dan semangat ke pemain. “Kami juga mengalami pertandingan selama 10 hari empat pertandingan.”

Sementara, Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro mengungkapkan pertandingan antara PSS melawan Persija adalah pertandingan menarik, kedua kesebelasan memiliki banyak peluang. “Secara keseluruhan, PSS cukup lumayan ke depannya. Memang di babak kedua banyak aksi individu tidak efektif dan efisien, ini harus kami benahi ke depan,” ucap dia.