Perempatfinal Liga Champions: City Paling Takut dengan Juventus

Josep Guardiola - Reuters/Jason Cairnduff
14 Maret 2019 20:07 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Liga Champions telah merampungkan fase perdelapan final. Tim-tim yang akan bertemu perempatfinal akan diundi Jumat (15/3/3019) besok berbarengan dengan undian perempatfinal Liga Europa.

Ada delapan tim mengantongi tiket 8 besar Liga Champions, yakni Manchester City, Manchester United, Liverpool, Tottenham Hotspur, Barcelona, Juventus, Ajax Amsterdam, dan FC Porto.

City menjadi salah satu kandidat kuat karena sangat produktif. Tim asuhan Pep Guardiola ini telah 10 kali memenangi pertandingan dengan masing-masing mencetak minimal lima gol di semua kompetisi musim ini.

Paling gres ditunjukkan Manchester Biru dengan melumat Schalke 7-0 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Etihad Stadium, Manchester, Rabu (13/3/2019) dini hari WIB. The Citizens, julukan City, otomatis memastikan lolos ke perempat final dengan agregat 10-2 atas tim asal Jerman tersebut.

City langsung menerawang siapa tim yang bakal ditemui mereka pada delapan besar nanti.  Guardiola paling waspada dengan Juventus, yang diperkuat Cristiano Ronaldo.

Ronaldo memang memberi ancaman bagi siapa saja setelah dirinya membawa Juve lolos dari misi yang nyaris mustahil yakni membalikkan defisit dua gol untuk menyingkirkan Atletico Madrid dengan agregat 3-2. Guardiola bahkan menfavoritkan Juve sebagai juara Liga Champions musim ini.

"Saya [bersama Barca] juara dua kali, namun saya [dalam karier secara kesuluruhan] gagal juara tujuh kali. Jadi saya bukan Real Madrid [yang sukses hattrick juara dalam tiga musim sebelumnya]. Madrid sudah out, namun masih ada Juventus. Mereka menggaet Cristiano Ronaldo, dan bisa menjuarai Liga Champions," ujar Guardiola, seperti dilansir football-italia.net.

Guardiola bukan tipe pelatih yang gampang puas. Dia menilai City sebenarnya bisa tampil lebih baik lagi ketika menaklukkan Schalke. Padahal, Leroy Sane dkk. sudah tampil luar biasa. Sane menjadi pemain paling bersinar dengan mencetak satu gol, serta tiga asis masing-masing untuk gol Raheem Sterling, Bernardo Silva, dan Phil Foden. Sergio Aguero membuka keran gol timnya dengan brace, termasuk dari tendangan penalti. Sedangkan gol penutup Manchester Biru disumbangkan Gabriel Jesus. Ini merupakan kemenangan terbesar dalam satu leg di sejarah Liga Champions.