Simak, Ini Aturan Sepak Bola Terbaru Mulai 2019

Gianni Infantino, Presiden FIFA. - Reuters
14 Maret 2019 06:57 WIB Hafiyyan Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA —Dewan Asosiasi Sepak Bola International alias International Football Association Board (IFAB) merilis sejumlah peraturan baru yang akan berlaku mulai musim 2019-2020.

Peraturan baru tersebut merupakan hasil Rapat Umum Tahunan ke-133 IFAB di Skotlandia pada 3 Maret 2019. Pertemuan itu dipimpin oleh Presiden Asosiasi Sepak Bola Skotlandia (SFA) Alan McRae serta dihadiri oleh perwakilan dari FIFA dan asosiasi sepakbola Inggris, Wales, dan Irlandia Utara.

“Diskusi difokuskan pada beberapa bidang yang bertujuan menyempurnakan hukum untuk kepentingan permainan serta penilaian penggunaan Video Assistant Referees (VARs),” papar IFAB dalam laporannya, dikutip Selasa (12/3/2019).

Berdasarkan laporan hasil rapat IFAB dan berbagai sumber yang disarikan oleh Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, berikut sejumlah peraturan baru yang akan digunakan mulai Juni 2019.

Penalti Satu Kesempatan

Dalam peraturan terbaru, tendangan penalti hanya dapat dilakukan dalam satu kali kesempatan. Tidak boleh pemain menyambar kembali bola yang telah rebound.

Situasi itu mirip seperti sistem di dalam tendangan adu penalti. Selain itu, kiper diperbolehkan hanya satu kakinya yang berada di garis gawang.

Jika ekskusi penalti mampu digagalkan kiper atau mengenai mistar gawang, wasit akan meniup peluit untuk menghentikan pertandingan. Setelah itu, bola menjadi hak kiper untuk melakukan tendangan gawang.

Pagar Tendangan Bebas

Selama ini, pagar betis dalam tendangan bebas kerap mendapat gangguan dari pemain lawan. Dalam peraturan terbarunya, pemain lawan tidak boleh mengganggu, bahkan harus memberikan jarak setidaknya 1 meter dari pagar betis.

Pergantian Pemain

Proses pergantian pemain selama ini kerap disalahgunakan sebagai pengulur waktu ketika satu tim unggul skor dari lawannya. Namun, praktik tersebut tidak akan terjadi lagi pada musim depan.

IFAB kini membolehkan pergantian pemain dilakukan di mana saja. Nantinya, wasit akan menunjuk ke sisi terdekat agar pemain yang diganti meninggalkan lapangan. Sebelumnya, pergantian pemain harus dilakukan di pinggir lapangan tengah, di antara bangku cadangan kedua tim.  

Bola Sentuh Tangan = Pelanggaran

Bola yang menyentuh tangan pemain, baik sengaja ataupun tidak, akan dianggap pelanggaran dan berbuah tendangan bebas. Padahal, selama ini permainan masih dapat berlanjut dengan alasan pemain tidak sengaja menyentuh bola dengan tangannya.

Dengan demikian, tidak akan ada lagi gol yang disahkan jika bola menyentuh tangan. Jadi, selamat tinggal pada gol-gol ‘Tangan Tuhan’, seperti yang pernah dicetak oleh Diego Maradona dan Lionel Messi.

Kartu untuk Pelatih

Dalam peraturan terbaru, IFAB memperbolehkan wasit memberikan kartu kuning ataupun merah kepada pelatih di pinggir lapangan. Hal ini dilakukan jika pelatih melakukan protes berlebihan dan mengganggu jalannya pertandingan.

Selama ini, wasit dapat mengusir pelatih hanya secara verbal. Peraturan tersebut akan diformalkan dengan diperbolehkannya sistem kartu.

Bola Kena Wasit

Mulai Juni 2019, setiap bola yang mengenai wasit walaupun tidak sengaja akan menyebabkan pertandingan terhenti sementara. Pertandingan dapat dimulai kembali setelah mekanisme drop ball.

Jadi, sejauh mana peraturan baru mengubah warna sepak bola dunia pada musim 2019-2020? Kita tunggu saja.