2 Gol Guardiola Dianulir, Real Madrid Menang Besar

Pemain Real Madrid Luka Modric (kanan) merayakan golnya ke gawang Real Valladolid bersama Karim Bernzema (tengah) dan Marco Asensio. - Reuters/Sergio Perez
11 Maret 2019 11:25 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Real Madrid bangkit dari keterpurukan dengan menekuk sahibulbait Real Valladolid 4 - 1 dalam pertandingan penutup jornada ke-27 La Liga Spanyol, Senin (11/3/2019) padi WIB.

Madrid kandas di 16 besar Liga Champions Eropa sehingga gagal mempertahankan gelar setelah digasak klub Belanda Ajax Amsterdam dengan skor telak 1 - 4 di Stadion Santiago Bernabeu di Madrid di leg kedua meski menang 2 - 1 di leg pertama di Amsterdam.

Sebelumnya, Madrid pun tersingkir dari ajang Piala Raja (Copa del Rey) setelah dihantam Barcelona, juga di Santiago Bernabeu, dengan skor telak 0 - 3 di leg kedua semifinal, padahal di leg pertama di Camp Nou, markas Barca, skor justru 1 - 1.

Setelah kekalahan 0 - 3, Madrid kembali dihempaskan Barca dan lagi-lagi di Santiago Bernabeu, di pekan ke-26 La Liga dengan skor 0 - 1.

Setelah rentetan tiga kekalahan di kandang, yang membuat posisi pelatih Santiago Solari rentan dipecat, Madrid bangkit di markas Valladolid, Stadion Jose Zorrilla, dalam laga pada Senin (11/3/2019) pagi WIB.

Kemenangan Madrid di Valladolid itu diwarnai satu eksekusi penalti yang gagal oleh tuan rumah serta dua gol mereka dianulir wasit Jesus Gil Manzano dibantu teknologi video pembantu wasit (VAR).

Sebaliknya, Madrid harus bermain dengan 10 pemain sejak menit-80 setelah Casemiro menerima kartu kuning kedua, tetapi berhasil menambah satu gol untuk memperbesar kemenangan mereka dalam kondisi kalah jumlah pemain.

Pertanda laga bakal sarat drama terjadi sejak awal, ketika Manzano menunjuk titik putih dan memberikan hadiah tendangan penalti bagi tuan rumah pada menit ke-12 setelah Oscar Plano dijatuhkan Alvaro Odriozola di dalam area terlarang.

Namun, Oscar Plano membuang kesempatan tersebut dengan melepaskan eksekusi penalti yang melambung jauh terbang tinggi di atas mistar gawang Madrid.

Lantas 3 menit kemudian Sergi Guardiola berhasil menyarangkan bola ke gawang Madrid, namun gol dianggap tidak sah karena Sergio Gontan Gallardo alias Keko, yang memberikan umpan untuk gol tersebut, berada dalam posisi offside dalam prosesnya.

Hanya berjarak 3 menit berselang, insiden serupa kembali terjadi. Kali ini VAR menganulir gol tandukan Sergi Guardiola yang dianggap berada dalam posisi offside ketika Miguel Alfonso alias Michel melepaskan umpan silang. Sergi Guardiola tak punya hubungan persaudaraan dengan pelatih Manchester City Pep Guardiola, kebetulan saja nama mereka sama.

Valladolid akhirnya benar-benar memiliki keunggulan tanpa ada tanda-tanda tinjauan VAR ketika umpan silang Keko ke area tiang jauh berhasil dikembalikan ke muka gawang oleh Guardiola dan disontek dengan mudah oleh Anwar Tahumi pada menit ke-29.

Akan tetapi, keunggulan tuan rumah tak bertahan lama, sebab Nacho Fernandez berhasil mengalahkan kiper Jordi Masip dalam perebutan bola udara untuk mengirimkannya kepada Raphael Varane yang berdiri bebas menyontek bola di hadapan gawang pada menit ke-34.

Tuan rumah masih bernafsu menyerang pada awal babak kedua, namun peluang yang diperoleh saat Antonito Jesus Regal berhasil memancing kiper Thibaut Courtois keluar dari sarangnya diteruskan dengan umpan lambung yang tak mampu disambut Anwar Tahumi pada menit ke-48.

Semenit kemudian, Courtois kembali keluar dari sarangnya namun kali ini sepakan Anwar melebar dari bidang gawang.

Petaka bagi tuan rumah terjadi pada 5 menit memasuki babak kedua ketika wasit menunjuk titik putih usai Plano menjatuhkan Odriozola di dalam kotak penalti.

Karim Benzema yang menjadi algojo melakukan tugasnya dengan baik menyarangkan bola ke sudut kanan bawah gawang, membawa Madrid berbalik unggul 2 - 1 atas Valladolid.

Benzema kemudian mencetak gol keduanya dan memperbesar keunggulan Madrid menjadi 3 - 1 pada menit ke-59 lewat sundulan mudah menyambut umpan silang terukur Toni Kroos.

Valladolid sempat berpeluang mengejar ketertinggalan, tapi tendangan voli Guardiola menyambut sepak pojok Daniele Verde ditolak oleh tiang gawang pada menit ke-77.

Madrid harus bermain dengan 10 pemain ketika Casemiro menerima kartu kuning kedua setelah ia melakukan tindakan tidak terpuji membuang bola yang seharusnya menjadi tendangan bebas Valladolid.

Kendati mengalami ketimpangan jumlah pemain, Madrid justru memperoleh gol keempat mereka saat Luka Modric “menari” melewati hadangan Joaquin Fernandez sebelum melepaskan tembakan terarah ke gawang Masip pada menit ke-85.

Tim besutan Santiago Solari itu kini mengoleksi 51 poin dan berada di urutan ketiga klasemen di bawah Barcelona (63) dan Atletico Madrid (56), sedangkan Valladolid (26) tertahan di peringkat ke-16.

Hasil lengkap pekan ke-27: Athletic Bilbao 1 vs Espanyol 1; Deportivo Alaves 1 vs Eibar 1; Atletico Madrid 1 vs Leganes 0; Barcelona 3 vs Rayo Vallecano 1; Getafe 2 vs Huesca 1; Celta 0 vs Betis 1; Girona 2 vs Valencia 3; Levante 0 vs Villarreal 2; Sevilla 5 vs Sociedad 2; Valladolid 1 vs Real Madrid 4.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia