Yevhen Bokhashvili: Striker Incaran PSS yang Pernah Melawan Paul Pogba, Raphael Varane, & Samuel Umititi

Yevhen Bokhashvili - worldsport.ge
28 Februari 2019 20:03 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—CEO PSS Sleman Soekeno menyebut Yevhen Bokhashvili, penyerang asal Ukraina, akan datang ke Sleman, Jumat (1/3/2019) besok. Bokhashvili pernah menjadi salah satu bakat yang menjanjikan di Ukraina dan pernah beradu teknik dengan pemain-pemain muda Prancis yang di kemudian hari mengangkat trofi paling prestisius di sepak bola: Piala Dunia.

Bokhashvili, penyerang kelahiran Dnipropetrovsk, 5 Januari 1993 itu dibekali dengan postur besar yang cocok untuk berduel di kotak penalti. Tinggi tubuhnya 1,82 meter. Kekuatan utamanya adalah sundulan. Bokhashvili mengawali karier profesional di klub kota kelahirannya, Dnipro Dnipropetrovsk pada musim 2010 ketika berusia 17 tahun. Kala itu, klub tersebut ditangani Juande Ramos, pelatih yang pernah menangani Real Madrid dan Tottenham Hotspur.

Dnipro adalah salah satu klub elite Ukraina, meski tak sebesar Dynamo Kiev atau Shakthar Donetsk. Prestasi Dnipro paling menonjol adalah menjadi runner up Liga Europa 2014-2015. Saat itu Dnipro kalah 2-3 dari Sevilla.

Ketika Bokhashvili mulai menembus tim senior pada 2010, Dnipro punya satu pemain muda menjadi andalan Timnas Ukraina, Yevhen Konoplyanka. Konoplyanka kini bermain di Bundesliga Jerman bersama Schalke.

Namun, Bokhashvili gagal menjadi pemain inti di Dnipro dan menjalani masa peminjaman di banyak klub seperti Kryvbas Kryvyi Rih, Karpaty Lviv, Volyn Lutsk, hingga Naftovyk-Ukrnafta Okhtyrka.

Bersama Dnipro, Bokhashvili hanya bermain empat kali, tetapi cukup untuk memikat Pelatih Ukraina U-21 Pavel Yakovenko. Pada akhir 2012, Bokhashvili dipanggil memperkuat Ukraina U-21. Debutnya adalah di laga persahabatan melawan Prancis U-21 di Stade Marcel Roustan, Prancis, 13 November 2012.

Bokhashvili masuk di menit ke-57 menggantikan Borys Tashchy. Dalam laga itu, Ukraina kalah tipis 1-2. Gol Ukraina dilesakkan striker Pylyp Budkivsky, sedangkan gol Prancis dicetak Florian Thauvin dan Jan Veretout. Bokashvili gagal mencetak gol dan tak berkutik di hadapan bek-bek muda Prancis yang beberapa tahun kemudian akan sangat terkenal.

Dalam laga tersebut, sebagaimana data yang direkam Transfermarkt, Prancis U-21 yang dilatih Pierre Mankowski menurunkan pemain-pemain yang kelak menjadi bintang sepak bola dunia, mulai dari kiper Alphonse Areola (sekarang PSG), Samuel Umtiti (sekarang Barcelona), Raphael Varane (Real madrid), hingga Paul Pogba (sekarang Manchester United). Nama-nama tersebut, termasuk pencetak gol Florian Thauvin, enam tahun berselang menjadi bagian skuat Prancis yang menjadi juara Piala Dunia 2018 di Rusia.

Sementara, skuat Ukraina yang diturunkan di laga itu, termasuk Bokhashvili, tak banyak yang menembus skuat senior. Hanya bek tengah Ivan Ordets yang lumayan sering dipanggil untuk memperkuat Timnas Ukraina.

Bokhashvili hanya melahap empat pertandingan bersama Ukraina U-21 sepanjang kariernya. Setelah melawan Prancis, dia bermain melawan Republik Cheska, Italia, dan terakhir Yunani pada 13 Agustus 2013.

Setelah tak terlalu berkilau selama menjalani masa peminjaman, Bokhashvili pindah permanen ke Rukh Vynnyky, klub Divisi I Ukraina pada 2017. Di sana dia bermain 21 kali dengan mencetak delapan gol sebelum pindah ke klub Liga Georgia Torpedo Kutaisi semusim berselang. Di Kutaisi, Bokhashvili hanya bermain setengah musim, mencetak satu gol dalam 10 penampilan. Performanya menarik minat salah satu klub kuat Liga Premier Belarusia, FC Minsk.

Di Belarusia, Bokhashvili lumayan berkembang dengan bermain 18 kali di semua kompetisi dengan mencetak enam gol. Namun, kariernya diganggu cedera. Kini, Bokashvili yang sudah berstatus tanpa klub, menjadi incaran PSS Sleman. Soekeno menyebut penyerang yang pernah beradu kekuatan dengan pemain-pemain hebat Prancis ini akan datang ke Sleman Jumat besok.