Presiden Soal Mafia Bola: Jangan Sampai Sudah Telanjur Juara, tetapi Ternyata...

Joko Widodo - Antara/Puspa Perwitasari
22 Februari 2019 14:07 WIB Amanda Kusumawardhani Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA --Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan agar aparat hukum segera membereskan pengaturan skor sepak bola di Indonesia.

Jokowi juga menegaskan penyelesaian masalah tersebut sudah menjadi kewenangan Polri sehingga dia tidak ingin mengintervensi proses hukum yang sedang berlangsung.

"Yang juara juga betul-betul juara agar jangan sampai kita sudah telanjur wah [euforia kemenangan] wah juara, juara, tapi ternyata hahaha [hasil pengaturan skor]," kata dia di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Jokowi juga tidak akan mengintervensi rencana penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk memilih ketua umum yang baru.

"Perkara nanti PSSI mau kongres, ya itu AD/ART silakan sesuai aturan FIFA dan AD/ART PSSI sendiri. Ya itu urusannya PSSI lah [pengganti Ketua PSSI]," ujar Jokowi.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola bentukan Mabes Polri telah menetapkan Plt. Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai tersangka dugaan perusakan barang bukti pengaturan skor pada Kamis (14/2/2019).

Tidak lama setelah ditetapkan sebagai tersangka, Joko Driyono langsung divekal agar tidak melarikan diri ke luar negeri. Tim penyidik telah menggeledah tempat tinggal Joko Driyono di Apartemen Taman Rasuna dan kantornya. Puluhan dokumen disita dari dua tempat penggeledahan tersebut.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia