Hasil Bundesliga: Ditahan Seri Juru Kunci, Dortmund Tak Lagi Aman di Puncak Klasemen.

Paco Alcacer - Reuters/Leon Kuegeler
19 Februari 2019 11:10 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Borussia Dortmund ditahan penghuni dasar klasemen Nurenberg tanpa gol dalam laga penutup pekan ke-22 pada Selasa (19/2/2019) pagi WIB.

Bertandang di Stadion Max-Morlock di Nurenberg, Dortmund tampil tanpa kapten sekaligus top scorer klub Marco Reus—dengan 13 gol—yang absen karena cedara. Lucien Favre juga baru menurunkan top scorer kedua Paco Alcacer—12 gol—pada menit ke-63 menggantikan Max Philipp.

Alcacer memang biasa diturunkan pada babak kedua, tetapi biasanya jika Marco Reus tampil sejak awal pertandingan.

Alcacer gagak mencetak gol dan bagaimana pun, ketiadaan Reus di lapangan memengaruhi tekanan yang dilakukan Dortmund.

Alcacer sebenarnya berpeluang menjebol gawang Nurenberg, tetapi tendangannya pada menit ke-85 terlalu lemah sehingga dapat ditepis kiper Nurenberg Christian Mathenia. Beberapa menit kemudian Alcacer sempatkan men jaringkan bolla, tetapi dianulir wasit Harms Osmers karena offside.

Dortmund masih mengisi posisi teratas klasemen sementara, tetapi telah kehilangan 6 angka karena selalu seri dalam tiga laga terakhir. Klub Lembah Ruhr itu dalam ancaman dikudeta oleh juara bertahan Bayern Munchen yang di pertandingan pembuka pekan ini menang 3-2 di markas Augsburg.

Dalam dua pertandingan Bundesliga sebelumnya, Dortmund ditahan imbang 1 - 1 di kandang Eintracht Frankfurt dan 3 - 3 ketika menjamu Hoffenheim.

Dengan hasil ini, Dortmund di posisi teratas dengan nilai 51, tinggal berselisih 3 poin dengan Munchen di slot kedua.

Sementara itu, meski sukses menahan tim pemimpin klasemen, tambahan 1 angka tak mengangkat Nurenberg dari dasar klasemen atau juru kunci dengan nilai 13 atau 2 angka dari slot khusus playoff promosi degradasi melawan tim peringkat ketiga 2.Bundesliga.

Meski demikian, hasil seri ini sudah merupakan kemajuan bagi Nurenberg yang baru menempatkan pelatih sementara Boris Schommers menggantikan Michael Koellner yang dipecat pekan lalu akibat tim tersebut menelan tujuh kekalahan dalam delapan pertandingan terakhir.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia