Pemain Muda Fulham Asal Singapura Terancam Dipenjara

Ben Davis - Football Association of Singapore
18 Februari 2019 20:35 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Ben Davies, gelandang 18 tahun asal Singapura yang kini bermain di Fulham terancam penjara tiga tahun karena melewatkan wajib militernya.

Kementerian Pertahanan Singapura, sebagaimana dikutip Reuters, Senin (18/2/2019),  sekarang menghadapi dakwaan yang bisa membawanya ke terungku.

Penolakan Singapura untuk mengizinkan Ben Davis, 18 tahun, untuk menunda wajib militer memicu perdebatan tahun lalu. Undang-undang wajib militer negara yang kaku dinilai menghambat pemuda untuk mengejar impian mereka.

Davis menandatangani kontrak berdurasi dua tahun dengan klub Fulham untuk menjadi pemain pertama dari Singapura yang bergabung dengan klub Liga Inggris.

"Benjamin Davis tidak melapor ke Layanan Nasional (NS) seperti yang disyaratkan. Dia juga tinggal di luar negeri tanpa izin keluar yang sah," demikian pernyataan Kementerian Pertahanan melalui laman resminya.

Kementerian Pertahanan mengatakan Davis melanggar Undang-Undang Pendaftaran untuk wajib militer dan terancam denda hingga Sin$10.000 dan atau penjara hingga tiga tahun.

Ayahnya, Harvey Davis,  tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar. Hanya segelintir orang yang memenuhi kriteria untuk penundaan jangka panjang dari dinas militer di Singapura. Salah satunya perenang Joseph Schooling, yang memenangi medali emas pertama Singapura di Olimpiade, dalam nomor kupu-kupu 100 meter di Olimpiade Rio de Janeiro Brasil pada 2016.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia