Perseru Mundur dari Liga 1, Persis Solo Bisa Dapat Keuntungan

Pendukung Persis Solo - JIBI Photo/Solopos
11 Februari 2019 04:25 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SOLO — Persis Solo berpotensi mendapat durian runtuh akibat mundurnya Perseru Serui kompetisi Liga 1 2019.

Sejumlah pemain dari Cendrawasih Jingga, julukan Perseru, diyakini berpeluang hijrah ke Laskar Sambernyawa. Apalagi musim ini Persis ditangani duo yang pernah membesut Perseru musim 2017 yakni Agus Yuwono dan Choirul Huda.

Agus Yuwono masuk sebagai pelatih Persis terlebih dulu, tepatnya pertengahan musim lalu. Adapun Choirul Huda menyusul Agus setelah didapuk menjadi asisten pelatih Persis musim ini.

Choirul, atau yang akrab disapa Cak Irul, amat dekat dengan pemain Perseru karena telah berada di tim itu sejak 2011. Kepada Jaringan Informasi Bisnis Indonesoa, Agus Yuwono tak menampik peluang menghadirkan amunisi baru asal Perseru untuk memperkuat Persis musim ini.

“Bisa jadi. Tergantung gimana nanti,” ujar Agus.

Kehadiran pemain Perseru yang notabene tim Liga 1 tentu berpotensi meningkatkan kualitas Laskar Sambernyawa yang menargetkan naik kasta di akhir musim. Meski demikian, Agus Yuwono ternyata tak mau asal comot pemain dari mantan klubnya itu.

Menurut pelatih asal Malang tersebut, dia hanya akan merekrut pemain yang dapat bersinergi dengan karakter Persis. “Kami enggak mau cuma mikir satu dua orang, kami lebih memikirkan tim. Nanti bakal dipilih pemain yang betul-betul beda, yang sesuai dengan kebutuhan Persis,” kata dia.

Perseru santer dikabarkan tak bisa mengikuti kompetisi Liga 1 2019 lantaran problem finansial. Kabar itu kali pertama mencuat dari akun Twitter @kotaserui. Akun tersebut mengunggah cuitan yang mengabarkan Perseru sedang terbelit masalah dana sehingga harus keluar dari Liga 1.

Lampung Sakti disebut bakal mengakuisisi Perseru agar dapat tampil di kasta tertinggi sepak bola Indonesia. “Karena alasan finansial dan tidak adanya sponsor maka Perseru Serui akan meninggalkan atau keluar dari Liga 1/Liga dengan kasta tertinggi persepakbolaan indonesia, Sayonara Perseru, Sayonara Stadion Marora,” tulis akun @kotaserui.

PSSI masih menunggu pengunduran diri resmi dari Cendrawasih Jingga. Pada Liga 1 2018, Perseru berhasil menempati posisi 14 klasemen setelah sempat berada di zona degradasi. Silvio Escobar dkk. juga baru saja lolos ke babak 32 besar Piala Presiden seusai menyingkirkan Persewar Waropen.

Sumber : JIBI/Solopos