Tahan Imbang Barito Putera, PSS ke 16 Besar Piala Indonesia

Suporter PSS Sleman - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
31 Januari 2019 21:05 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman melaju ke 16 besar Piala Indonesia setelah menahan imbang Barito Putera dengan skor 3-3 pada leg kedua babak 32 besar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (31/1/2019) malam. PSS lolos dengan keunggulan agregat 5-4. Pada leg pertama, PSS menang 2-1 di kandang Barito Putera.

Dalam pertandingan di Stadion Maguwoharjo, PSS membuka keunggulan 1-0  melalui sundulan dari Sidik Saimima di menit ke-18. Sidik yang berdiri bebas berhasil menanduk bola umpan Rangga Muslim Perkasa setelah menusuk di sisi kanan pertahanan Barito Putera.

Tertinggal 0-1 membuat Barito Putra tampil menyerang. Sejumlah serangan langsung coba dilancarkan oleh Barito Putra dengan mengandalkan Samsul Arif dan Yakob Sayuri. Namun, usaha dua penyerang ini selalu gagal.

Barito Putera baru mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui Frisca Wonsiwor di menit ke-32 setelah menyelesaikan kemelut di mulut gawang.

Skor 1-1 tidak bertahan lama. Di menit ke-41, PSS kembali unggul menjadi 2-1 melalu tendangan Ricky Kambuaya seusai meneruskan umpan dari Derry Rachman Noor. Skor 2-1 pun bertahan hingga akhir babak pertama.

Masuk babak kedua, PSS langsung mendapatkan peluang memperlebar keunggulan di menit ke-48. Tetapi tendangan dari Rangga Muslim Perkasa lebih dulu berhasil ditangkap kiper Barito Putera.

Sebaliknya, Barito Putera yang tertinggal terus berusaha menekan. Namun, sejumlah peluang melalui kecepatan dari Paulo Sitanggang dan Samsul Arif masih belum mampu menebus pertahanan PSS.

Usaha PSS untuk kian memperlebar keunggulan beberapa kali belum mampu berhasil. Sedikitnya dua peluang didapatkan KH Yudo melalui sundulan kepala masih melebar dari gawang Barito Putera.

Memasuki menit 59, petaka terjadi di tubuh PSS Sleman. Mereka dipaksa bermain 10 pemain setelah Derry Rahman Noor menerima kartu kuning kedua dari Prasetyo Hadi asal Surabaya yang memimpin jalannya pertandingan.  Derry diganjar kartu kuning kedua karena masuk sebelum ada tanda diperbolehkan masuk ke lapangan.

Bermain 10 pemain membuat Seto Nurdiyantoro mengubah susunan pemain. Rangga Muslim ditarik dan dimasukkan Jajang Sukmara. Masuknya Jajang cukup banyak berpengaruh terhadap penampilan PSS.

Pada menit ke-69, pertandingan sempat dihentikan sementara setelah suporter Sleman tidak terima atas gol penalti yang dilesakkan oleh Lucas Da Silva ke gawang PSS Sleman.

Hukuman penalti diberikan oleh Prasetyo Hadi kepada PSS Sleman setelah Jajang Sukmara menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang.

Lucas Da Silva yang mengeksekusi tendangan penalti berhasil menyarangkan bola di pojok kanan gawang Ega Rizky. Skor 2-2 untuk kedua kesebelasan. Kemudian, pertandingan kedua kesebelasan mampu diteruskan.

Memasuki menit ke-79, usaha Arthur Jesus mengganjal Ricky Kambuaya berbuah petaka di tubuh Barito Putera. Prasetyo Hadi yang memimpin laga langsung menunjuk titik putih. Kesempatan ini tidak disia-siakan Haris Tuharea. Pemain bernomor punggung 12 ini mengeksekusi tendangan penalti dan menempatkannya di pojok kanan gawang Aditya Harlan.

 Skor 3-2 tidak bertahan lama. Menit ke-88, Barito Putera kembali menyamakan kedudukan menjadi 3-3 melalui tandukan kepala Yakob usai menerima umpan dari Friska.

Skor imbang 3-3 membuat kedua kesebelasan semakin gencar melakukan serangan. Barito Putera yang lebih mengandalkan umpan dari Evan Dimas dan Bayu Pradana belum mampu menembus pertahanan PSS. Sebaliknya PSS yang mengandalkan kecepatan KH Yudo juga belum mampu mengubah kedudukan. Hingga peluit akhir tanda berakhirnya pertandingan D kedua kesebelasan skor 3-3 tetap bertahan hingga akhir.