PIALA FA: MU Racikan Solskjaer Tak Terhentikan

Dua leguin Manchester United asal Prancis, Anthony Martial (kiri) dan Paul Pogba, bersukacita selepas menjebol gawang Arsenal. - Reuters/Matthew Childs
26 Januari 2019 10:35 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA -Manchester United (MU) racikan Ole Gunnar Solskjaer tak juga terkalahkan. Wajah baru United yang lebih bergairah menyingkirkan Arsenal dari Piala FA dengan kemenangan 3-1 dalam laga putaran keempat di Stadion Emirates, London, Inggris, Sabtu (26/1/2019) pagi WIB.

Mantan bintang Arsenal, Alexis Sanchez, menjadi pencetak gol pembuka keunggulan United di laga tersebut sebelum dilengkapi Jesse Lingard dan Anthony Martial.

Sementara tuan rumah hanya bisa mencetak satu gol balasan lewat Pierre-Emerick Aubameyang.

Hasil tersebut membuat United menjadi tim kedua yang memastikan langkah mereka ke putaran kelima, setelah Bristol City meraih kemenangan tipis 2-1 atas sesama klub kasta kedua Bolton Wanderers.

Bagi United kemenangan di Emirates melanjutkan catatan sempurna kepelatihan Soslkjaer di mantan timnya itu dalam delapan pertandingan.

Bagi Arsenal, kekalahan dan tersingkir dari Piala FA seolah tak cukup mewarnai malam yang buruk di Emirates, sebab bek mereka Sokratis Papastathopoulos juga harus meninggalkan lapangan lebih awal karena cedera pada menit 21 digantikan Shkodran Mustafi.

Kedua tim tak ragu untuk melancarkan serangan ke wilayah pertahanan lawan sejak tendangan mula dilakukan, namun pergantian Papastathopoulos seolah menjadi momen krusial karena 10 menit setelahnya Sanchez berhasil membuka keunggulan tim tamu.

Tentu saja, hilangnya Papastathopoulos tak akan berarti apapun jika Sanchez tak berhasil mengejar bola umpan terobosan kiriman Romelu Lukaku, menggiringnya melewati Petr Cech dan melepaskan tembakan melengkung ke area tiang jauh.

Momentum itu berhasil dimanfaatkan oleh United untuk menggandakan keunggulan hanya dua menit kemudian setelah jebakan offside kapten Arsenal Laurent Koscielny gagal dan bola berhasil dikuasai oleh Lukaku, sebelum diteruskan kepada Lingard yang menyambut bola dengan kaki kiri tapi melepaskan tembakan penyelesaian menggunakan kaki kanannya.

Tuan rumah sempat mendapatkan suntikan moral ketika dua menit jelang waktu normal babak pertama usai, saat Aubameyang berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 saat ia berhasil memanfaatkan umpan matang yang mengakhiri aksi menawan Aaron Ramsey di muka gawang.

Sebagaimana gol pertama United, gol Aubameyang juga melecut daya juang Arsenal. Sayangnya pada masa injury time babak pertama Mustafi yang berhasil menyambut bola sepak pojok, tandukannya masih melenceng jauh dari gawang, lantas kedua tim turun minum.

Sembilan menit memasuki babak kedua, darah mengucur di wajah Koscielny setelah ia terjatuh untuk menjegal Lukaku namun wajahnya terkena sepatu sang penyerang Belgia itu. Darah tersebut ditambah dengan hadiah kartu kuning dari wasit Craig Pawson untuk sang kapten.

Arsenal terus berusaha untuk membongkar celah pertahanan United, namun upaya mereka tak kunjung membuahkan hasil.

Tim tamu justru sukses merestorasi keunggulan dua gol delapan gol jelang waktu normal rampung lewat Martial yang baru merumput 10 menit menggantikan Sanchez.

Paul Pogba melakukan giringan dari tengah lapangan untuk melepaskan tembakan keras jarak jauh yang kendati berhasil dihalau Cech, bolanya justru muntah dan jatuh di kaki Martial yang dengan dingin melepaskan tembakan melengkung untuk mencetak gol ketiga United.

Waktu yang tak banyak tersisa ditambah tumpulnya lini depan Arsenal menjadi resep manjur kekalahan memalukan tim besutan Unai Emery itu di hadapan publiknya sendiri ketika peluit panjang tanda laga usai berbunyi.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia