Perpisahan Terakhir Emiliano Sala Sebelum Hilang Bersama Pesawat

Emiliano Sala - Reuters/Stephane Mahe
22 Januari 2019 21:25 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Keberadaan Emiliano Sala, pemain anyar Cardiff City yang didatangkan dari klub Ligue 1, Nantes, sampai sekarang belum jelas. Pesawat yang membawanya dari Nantes, Prancis, ke Cardiff, Wales, hilang di lautan Kepulauan Channel, Senin (21/1/2019) malam waktu setempat.

Sala, penyerang kelahiran Argentina, 28 tahun lalu, resmi pindah ke Cardiff, Sabtu (19/1/2019) lalu. Dia kemudian mengungkapkan keinginannya untuk memberikan yang terbaik kepada Cardiff.

“Transfer ini memberi saya banyak kebahagiaan dan saya sudah tidak sabar untuk mulai berlatih dan bertemu dengan rekan-rekan baru,” kata dia dikutip BBC, Selasa (22/1/2019).

Dia kemudian mencuit pada Sabtu lalu, yang kemungkinan menjadi cuitan terakhirnya. Dalam cuitan tersebut dia berfoto bersama rekan-rekannya di Nantes yang akan dia tinggalkan. Sala menuliskan keterangan foto “La ultima ciao”, atau “Perpisahan terakhir.”

Sala lahir di Santa Fe, Argentina, 31 Oktober 1990. Dia memulai karier sepak bola bersama Club Proyecto Crecer, sebelum pindah ke Prancis untuk bergabung dengan Girondins Bordeaux pada 2012. Sala kemudian mengembara ke klub-klub kecil seperti Orleans, Niort, dan Caen. Sejak 2015, Sala bermain untuk Nantes dan musim ini dia bersinar dengan melesakkan 12 gol dalam 20 pertandingan Ligue 1. Produktivitas itu yang membuat Cardiff City rela memecahkan rekor transfer dan merogoh rekening klub hingga 15 juta paun untuk mendatangkan Sala.

Hilangnya Sala sangat mengejutkan. Nantes, klub lamanya, memundurkan laga melawan St Etienne di Ligue 1 dari yang semula Rabu (23/1/2019) besok menjadi Sabtu (26/1/2019) akhir pekan ini.

Sala hilang dalam pesawat yang membawa dua orang. Otoritas Penerbangan Sipil Prancis menyatakan pesawat nahas itu berjenis Piper PA 46 Malibu, pesawat ringan yang diproduksi oleh Piper Aircraft dari Vero Beach, Florida, Amerika Serikat.

“Kami pastikan Emiliano Sala ada di dalam pesawat,” kata Juru Bicara Otoritas Penerbangan Sipil Prancis seperti dikutip BBC.

“Kami mengerahkan satu kapal dan satu pesawat untuk pencarian.”

Pesawat itu meninggalkan Nantes pada Senin malam pukul 19.15 waktu setempat. Dalam ketinggian 5.000 kaki, pesawat mengintak air traffic controller di Jersey untuk meminta izin menurunkan ketinggian. Namun, ketika menyentuh 2.300 kaki, pesawat hilang dari radar di dekat Mercusuar Casquet, perairan ini dikenal sebagai tempat banyak kapal karam.

Keluarga Sala sekarang menanti kepastian. Ayahnya, Horacio Sala, mengaku mendengar kabar kecelakaan itu dari salah satu koleganya. “Saya tidak percaya. Saya sudah putus asa dan berharap semuanya baik-baik saja,” kata Horacio dalam wawancara dengan televisi Argentina C5N, seperti dikutip BBC.

“Di sini, di Santa Fe, seluruh orang terkejut, Kami tak tahu apa yang harus kami lakukan,” kata ibu Sala, Mercedes.