Manchester City Vs Wolverhampton Wanderers: Guardiola Kagumi Pembunuh Raksasa

Ruben Neves - Reuters/Carl Recine
14 Januari 2019 18:05 WIB Hanifah Kusumastuti Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Manchester City akan menghadapi ujian yang tak bisa disepelekan dalam laga pekan ke-22 Liga Premier 2018/2019. Citizens akan meladeni si pembunuh raksasa, Wolverhampton Wanderers di Etihad Stadium, Selasa (15/1/2019) pukul 03.00 WIB. 

Manajer Manchester City, Josep "Pep" Guardiola, memuji performa Wolves. Meski berstatus sebagai tim promosi, pasukan Nuno Espirito Santo ini kerap menjinakkan tim-tim besar. Wolves mendulang sembilan poin dari tujuh laga melawan tim Big Six (enam besar) Liga Premier musim ini. Raihan poin itu menjadi yang tertinggi bagi tim di luar Big Six.

Serangan balik yang cepat menjadi salah satu senjata Wolves dalam melemahkan tim-tim besar. Mereka juga mengandalkan tembakan-tembakan jarak jauh yang terukur dari Ruben Neves dan Joao Moutinho. Guardiola mengantisipasi itu ketika City menjamu Wolves nanti malam. Guardiola perlu memaksimalkan peran gelandang bertahannya, Fernandinho, untuk memutus serangan balik cepat dari Wolves.

"Kami sadar bagaimana sulitnya ketika kami bertemu mereka di Piala Liga musim lalu dan juga di Liga Premier musim ini. Mereka kuat secara fisik, bagus dalam bola mati, punya para pemain hebat untuk counter-attack, mereka hanya punya dua atau tiga, tapi empat atau lima orang. Dan ketika Anda mulai lelah, mereka akan memasukkan dua pemain baru. Pertahanan mereka sangat dalam, mereka bisa bertukar posisi, mereka mengontrol beberapa area dan Neves serta Moutinho piawai melesakkan tembakan dari luar kotak penalti. Itu alasan mengapa mereka bisa melakukan hal luar biasa dengan baik," ujar Guardiola, seperti dilansir manchestereveningnews.co.uk, Minggu (13/1/2019).

Ambisi City untuk menaklukkan Wolves bakal dua kali lipat lebih besar. Sebab, jarak City dengan pemuncak klasemen sementara, Liverpool, kembali melebar menjadi tujuh poin setelah rival langsung mereka di jalur perebutan juara tersebut menang 1-0 lewat gol penalti Mohamed Salah di kandang Brighton and Holve Albion, Sabtu (12/1/2019) malam WIB. City akan kembali memangkas jarak tersebut menjadi empat poin jika bisa menaklukkan Wolves.

Menjelang lawatan ke Etihad, Nuno Espirito Santo mengungkapkan kekagumannya kepada sosok Guardiola. Mantan anak asuh Jose Mourinho tersebut menilai Guardiola termasuk segelintir pelatih yang mampu mengubah pertandingan. "Ya [Guardiola pelatih terbaik sepanjang masa], tidak diragukan, namun seberapa jauh Anda menengok ke belakang? Di era Rinus Michels? Arrigo Sacchi? Ada beberapa. Ketika ada seseorang membawa hal baru dalam permainan, karena semua orang tahu garis besar pertandingan, saya pikir kami sebagai manajer harus mengembangkan ide dan permainan. Pep berada di lingkaran kecil itu," jelas Nuno Espirito Santo, seperti dikutip goal.com.

Sumber : JIBI/Solopos