Mantan Pelatih Persis Solo dan PSS Sleman Jadi Asisten Pelatih PSIS Semarang, Ini Alasannya

Widyantoro - IG : PSISOfficial
14 Januari 2019 13:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SEMARANG - Manajemem PSIS Semarang akhirnya merekrut mantan pelatih PSS Sleman dan Persis Solo Widyantoro menjadi asisten pelatih. Mantan penyerang Bank BPD Jateng dan PSIS Semarang ini dipastikan akan bahu membahu dengan Jafri Sastra di kursi kepelatihan untuk menangani PSIS di kompetisi Liga 1 2019.

"Ini sesuai dengan niatan kami untuk merekrut legenda PSIS. Beliau kami kontrak selama satu musim," kata GM PSIS Semarang Wahyu "Liluk" Winarto kepada Harianjogja.com, Senin (14/1/2019) siang.

Liluk menuturkan, sejatinya ada beberapa nama legenda PSIS yang diproyeksikan menjadi pendamping Jafri Sastra. Selain Widyantoro, ada Tugiyo, I Komang Putra, Agung Setyabudi, Ahmad Muhariah, Muhammad Dwofir, Restu Kartiko, Firman Sukmono, Deni Rumba, dan Muhammad Irfan.

"Dari nama tersebut, terus mengerucut ke Mas Wiwid [panggilan akrab Widyantoro]. Dilihat dari pengalaman, Mas Wiwid punya prestasi bagus saat pegang tim. Selain itu dia juga punya karakter saat menangani tim. Komunikasi dengan coach Jafri juga bagus, ini yang jadi pertimbangan kami," terang Liluk.

Sementara disinggung mengenai rencana latihan perdana, Liluk menyatakan, hal itu baru akan dirapatkan oleh manajemen, Selasa (15/1/2019) mendatang. Nantinya, manajemen PSIS akan bertemu dengan Jafri Sastra dan membicarakan mengenai teknis pelaksanaan latihan. "Semua akan kami bicarakan besok. Nanti kami akan berkoordinasi dengan tim pelatih," ucapnya.

Terpisah, sebelum memutuskan untuk bergabung dengan PSIS Semarang, Wiwid mengaku sempat mendapatkan tawaran dari klub lain. Namun, ia tetap memprioritaskan Laskar Mahesa Jenar sebagai pelabuhan kariernya. "Kemarin memang ada tawaran dari beberapa klub tapi di Liga 2. Saya mempertimbangkan PSIS mengingat adanya tantangan terkait atmosfer di Liga 1 dan komunikasi yang sangat baik dengan manajemen PSIS," ujar Wiwid.

Pria berusia 48 tahun itu juga bertekad untuk memberikan kontribusi positif saat dirinya menjadi bagian dari tim kebanggaan warga Semarang. "Harapan saya, semoga saya bisa memberikan kontribusi positif untuk PSIS. Nantinya bisa belajar ke head coach," paparnya.