Khilaf, Sandi Sute Batal Gabung Kalteng Putra

Instagram Kalteng Putra FC
04 Januari 2019 18:35 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sandi Sute bingung. Tidak sampai 24 jam setelah pamit ke Persija dan diumumkan sebagai pemain baru Kalteng Putra, pemain asal Palu itu meralat sendiri pengumuman yang disampaikannya.

Terbaru dia menyatakan bertahan alias melanjutkan kontraknya di Persija. Ia mengatakan kalau pengumuman yang disampaikannya kemarin karena ada kesalahanpahaman.

"Saya mau klarifikasi terkait berita yang beredar saat ini, itu hanya salah komunikasi antara saya dan manajemen. Mohon maaf atas berita selama ini. Intinya saya tetap di Persija karena masih terikat kontrak satu musim lagi," kata Sandi Sute, dikutip dari laman resmi Instagramnya, Jumat (4/1/2019).

Sebelumnya Direktur Utama Persija Gede Widiade mengaku terkejut dengan rilis yang disampaikan pemainnya itu. Maklum kontrak pemain bersangkutan masih berlaku untuk satu musim ke depan.

Oleh karena itu direksi dan manajemen Persija bergerak cepat untuk memastikan kalau kontrak Sandi Sute masih berlaku. Kalteng Putra hanya bisa memiliki pemain kelahiran 1992 itu kalau memakai sistem transfer atau membeli.

Sementara Kalteng Putra melalui akun resmi instragramnya akhirnya mengungah mengenai persoalan yang dialami oleh Sandi Sute. Kalteng Putra menjelaskan secara gamblang terkait dengan kepindahan Sandi Sute ke Kalteng Putra.

"Berawal dari seorang agen, terjadilah komunikasi via telepon antar sandi sute dengan CEO, pembicaraan berlanjut ke negosiasi nilai kontrak, bahkan karena sandi bercerita tentang musibah yang dialami keluarganya di palu nilai kontrak pun ditambah atas dasar rasa simpati dan empati CEO kepada sandi dan keluarga," kata akun tersebut.

"Tanggal 2 januari sandi sute menujukkan keseriusannya datang ke palangkaraya bersama istri, bertemu di kediaman CEO Kalteng Putra. Sandi bercerita banyak tentang statusnya sebagai pemain free alias sudah habis masa kontrak dengan klub lamanya.Sandi juga bercerita lagi tentang musibah yang dialami nya kepada CEO, sehingga jika biasanya DP kontrak itu 25% , maka khusus sandi diberikan DP 50%. Bahkan sore harinya Sandi juga sudah bertemu dengan Bapak Gubernur kalteng di istana isen mulang Palangkaraya," lanjut akun tersebut.

"Pada hari kamis tanggal 3 januari 2019 pukul 06.30 WIB, Tanpa ada paksaan dan dalam keadaan sadar, sandi menandatangani kontrak bersama Kalteng Putra selama 1 tahun. Niat kami mengontrak sandi adalah untuk merangkul bukan 'membajak'. Tujuan kami khususnya untuk memajukan dan mengangkat persepakbolaan di kalimantan tengah bumi tambun bungai, bumi pancasila, tanah berkah dan umumnya untuk memberi warna bagi persebakbolaan tanah air," terang akun tersebut.

Akun tersebut juga mengungkapkan, sebagai 'Orang Timur' yang sopan dan santun,harus bisa menyelesaikan secara baik. Sandy diterima di Kalimantan Tengah secara baik-baik, jadi harus secara baik-baik pula datang ke palangkaraya dan meminta maaf secara langsung kepada CEO Kalteng Putra dalam waktu segera, tidak cukup hanya meminta maaf lewat sosial media, WhatsApp atau telepon.

"Sepakbola itu ajang silaturahmi, disitu kita dapat teman, sahabat & keluarga. Bagi kami, hilang satu tumbuh seribu. Salam isen mulang....!!!," ucap akun tersebut.