PIALA INDONESIA 2018 : PSS Sleman Berpeluang Menang WO dari Persibara

Pertandingan PSS Sleman vs Persita di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/11/2018) sore - Harian Jogja/Jumali
23 Desember 2018 16:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BANJARNEGARA - Pertandingan babak 64 besar Piala Indonesia 2018 antara Persibara melawan PSS Sleman, di Stadion Sumitro Kolopaking, Banjarnegara, Jumat (28/12/2018) mendatang terancam batal digelar. Sebab, Persibara mengaku kesulitan untuk mengumpulkan pemain, apalagi pelaksanaan laga tinggal menghitung hari.

"Saya rasa mustahil mengumpulkan skuat dengan waktu yang singkat," kata mantan Manajer Persibara Laksmi Indaryani, Minggu (23/12/2018).

Diakui oleh Laksmi, sejatinya Persibara memiliki keuntungan saat menjamu skuat Super Elang Jawa. Di mana, PSS Sleman memiliki animo suporter yang tinggi. Mereka sedang mengalami euforia usai promosi ke Liga 1 dan meraih trofi Liga 2 musim 2018. Tetapi, Persibara tetap memiliki tekad untuk tidak melanjutkan perjalanan di Piala Indonesia.

"Persoalannya kami sudah rugi habis-habisan. Sementara ini kami vakum, tidak ada aktivitas, tapi Persibara tetap ada di hati kami para mantan pengurus," lanjut Laksmi.

Atas kondisi tersebut, Laksmi mengaku pasrah jika nantinya Persibara dinyatakan kalah walk out (WO) karena tidak mampu menggelar pertandingan melawan PSS Sleman. Selain itu, Persibara juga bakal dikenai denda cukup besar karena mundur dari ajang Piala Indonesia. "Karena ketuanya sudah bukan ayah saya, manajernya juga bukan lagi saya," ucapnya.

Sementara Manajer PSS Sleman Sismantoro mengatakan, sudah mendapatkan kabar lisan terkait dengan kemungkinan gagalnya penyelenggaraan pertandingan babak 64 besar Piala Indonesia melawan Banjarnegara. Meski demikian, manajemen PSS tetap menyiapkan tim untuk berangkat ke Banjarnegara.

"Secara lisan sudah. Namun secara tertulis belum ada. Kami tetap siapkan tim. Kami panggil pemain yang dekat-dekat dalam waktu dekat untuk berkumpul untuk menghadapi pertandingan tersebut," ucap Sismantoro.