Atasi Bayang Kegagalan Musim Lalu, Ini yang Dilakukan oleh Pelatih PSS Sleman

Pelatih PSS Sleman Seto Nurdiyantoro - Harian Jogja/Jumali
27 Oktober 2018 11:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, TANGERANG - PSS Sleman sukses meraih satu poin saat menjalani laga perdana di Grup B babak 8 besar Liga 2 2018, Jumat (26/10/2018) sore.

Tim berjuluk Super Elang Jawa (Elja) ini berhasil menahan imbang Persita Tangerang di Stadion Benteng Taruna Tangerang dengan skor 1-1.

Meski sukses meraih satu poin, namun bayang bayang kegagalan musim lalu masih tetap menghinggapi PSS Sleman.

Musim lalu, PSS Sleman lolos ke babak 16 besar dengan predikat tim superior di fase grup. Saat babak 16 besar, skuat PSS Sleman justru merosot. Mereka secara mengejutkan kalah bersaing dengan Persis Solo dan PSPS Riau.

Kegagalan musim lalu tentu tidak bisa begitu saja dilupakan. Namun bukan berarti bayang-bayang kegagalan itu mempengaruhi psikologis pemain, pelatih hingga manajemen. Semua sepakat menjadikan musim lalu sebagai pelajaran penting.

"Rasa trauma itu ada, dari tahun ke tahun selalu seperti ini. Jadi harapan kami selalu memberikan motivasi kepada para pemain," kata Seto, Sabtu (27/10/2018).

"Saya bilang setiap kompetisi selalu berbeda kekuatan, komposisi dan situasinya. Ini yang kami satukan. menyatukan visi dan misinya untuk raih apa yang jadi keinginan kita," lanjutnya.

Usai menjalani laga melawan Persita, PSS akan ditantang oleh tuan rumah Persiraja Banda Aceh pada Kamis (1/11/2018) di Stadion H Dimurthala, Aceh. Pada laga kedua di babak 8 besar Grup B kali ini, Seto belum bisa memastikan apakah akan langsung menurunkan enam pemain baru seperti saat menahan imbang Persita.

"Soal enam pemain ini, kita lihat perkembangan terakhir sebelum berangkat. Siapa yang siap ya itu yang masuk," ucap Seto.