Menang Atas Persela Jadi Harga Mati Bagi PS Tira

Dzmitry Vasilevich Rekish - Harian Jogja/Jumali
26 Oktober 2018 12:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Manajemen PS Tira kembali mengingatkan Radanfah Abu Bakr terkait dengan konsistensi permainan mereka jelang menjamu Persela Lamongan, di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (28/10/2018) mendatang.

Sebab, selama ini skuat The Young Warriors dikenal labil dalam konsistensi permainan, utamanya saat bermain di kandang.

Kali terakhir bermain di kandang, PS Tira harus takluk 0-1 dari tamunya, PSIS Semarang, meskipun akhirnya mampu menahan imbang 0-0 tuan rumah Perseru Serui, Rabu (24/10/2018) lalu.

Sementara, lawan PS Tira pada pekan ke-28 kali ini adalah tim Persela yang dikenal memiliki penampilan yang cukup stabil. Di mana, setelah sempat ditahan imbang 1-1 oleh PSIS dan kalah 2-0 dari Perseru, anak asuh Aji Santoso berhasil meraih kemenangan 2-1 dari Barito Putera.

"Artinya mereka [Persela] sekarang dalam tren positif. Untuk itu kami minta para pemain untuk bisa konsisten main di kandang. Jangan sampai seperti kemarin [saat melawan PSIS]," kata Sekretaris PS Tira Yandri kepada Harianjogja.com, Jumat (26/10/2018).

Pria berpangkat Kapten TNI AD ini melihat, secara permainan sejatinya PS Tira mengalami peningkatan. Akan tetapi konsistensi saat bermain di kandang masih menjadi kendala. Oleh karena itu, manajemen dan tim pelatih saat ini terus mencari formula pas agar PS Tira mampu meraih kemenangan di laga kandang dan sisa pertandingan di Liga 1.

"Tentunya mereka tidak ingin terus berada di zona merah. Untuk itu, kami minta para pemain untuk tampil maksimal di sisa pertandingan yang ada. Khusus untuk lawan Persela, kemenangan menjadi harga mati," ucap Yandri.