Prediksi MU vs Juventus: Si Beton Pulang dengan Lebih Kuat

Cristiano Ronaldo - Reuters/Alberto Lingria
23 Oktober 2018 13:25 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJASatu gelar Liga Champions, tiga titel Liga Premier, satu trofi Piala FA dan dua Piala Liga. Itulah kejayaan yang dipersembahkan Cristiano Ronaldo saat membela Manchester United (MU) pada 2003-2009. Torehan 118 gol dari 292 pertandingan membuat pemain berjuluk CR7 itu kian dicintai publik Old Trafford pada masanya.

Perasaan emosional tentu akan memenuhi benak Ronaldo saat harus kembali ke markas klub yang membesarkannya itu, Rabu (24/10) dini hari WIB. Juventus, klub yang dibela Ronaldo saat ini harus bertandang ke Old Trafford di babak penyisihan grup Liga Champions. Ini adalah kesempatan kedua Ronaldo bernostalgia di stadion berkapasitas 74.994 penonton tersebut.

Meski telah meninggalkan stadion itu sejak 2009, Manchester United (MU) memang selalu berada di hati superstar asal Portugal. Itu dibuktikannya lima tahun silam saat kali pertama menjejakkan kaki ke Old Trafford tanpa mengenakan seragam MU. Bersama Real Madrid, CR7 harus menamatkan petualangan United di ajang Liga Champions lewat sontekannya. Aksi itu mengubah kedudukan menjadi 2-1 untuk keunggulan tim barunya. Skor tersebut bertahan sampai bubar dan membawa Los Blancos lolos ke perempat final dengan agregat 3-2.

Saat itu Ronaldo enggan berselebrasi dan memilih mengangkat tangannya. Dia seperti meminta maaf pada pendukung Setan Merah yang memenuhi penjuru stadion. “Saya tidak merayakan gol karena menghormati semua orang di Old Trafford,” ujar Ronaldo kala itu.

Ini bukan kali pertama Ronaldo ogah merayakan golnya ke gawang MU. Ketika membobol gawang David De Gea di leg pertama babak 16 besar, dia hanya terdiam sebelum mengangkat kepalan tangannya ke arah suporter Madrid.

Sikap respek CR7 kembali diuji saat dia harus kembali ke stadion yang sama, kini berseragam Juventus, di babak penyisihan Grup H Liga Champions, Rabu. Kali ini Ronaldo tak hanya akan berjumpa dengan publik Old Trafford yang dulu memujanya, melainkan juga dengan Jose Mourinho.

Pelatih yang kini mengarsiteki MU itu terbilang berjasa besar bagi CR7 saat sama-sama masih membela Madrid. Di tangan Mou, Ronaldo menjadi kian matang hingga berhasil mencetak 60 gol di 55 pertandingan bersama Los Blancos musim 2011/2012.

Rekan Ronaldo, Miralem Pjanic, sangat yakin CR7 bakal bermain cemerlang ketika menghadapi mantan klubnya. Pjanic menilai performa striker 33 tahun itu lebih bagus dibanding tahun-tahun sebelumnya. Meski telat panas bersama Juventus musim ini, Ronaldo telah membukukan empat gol dan empat assist dalam delapan laga di Seri-A.

Ronaldo juga baru saja menjadi pemain pertama yang mampu mencetak 400 gol di kompetisi Eropa saat menjebol gawang Genoa akhir pekan lalu. “Jika kalian melihat Ronaldo ketika bermain untuk Manchester dan Ronaldo yang saat ini menjadi pemain terbaik di dunia, Anda akan melihat permainannya telah berubah. Permainannya lebih kokoh seperti beton,” ujar Pjanic seperti dilansir The Guardian, Senin (22/10).

Sayangnya MU tak akan memberi ampun bagi Ronaldo dalam kunjungan keduanya ke Old Trafford. United memang berambisi meraih kemenangan setelah rangkaian hasil buruk di Liga Premier. Tiga poin kontra Juventus akan memperbesar peluang United lolos ke babak 16 besar. Kini Marcus Rashford dkk. berada di posisi kedua grup dengan empat poin, selisih dua poin dari Juve di puncak klasemen.

Winger muda MU, Andreas Pereira, mengirim sinyal bahaya pada Nyonya Tua setelah hampir saja mencuri kemenangan atas Chelsea di Stamford Bridge akhir pekan lalu. “Kami menunjukkan bahwa kami bisa bangkit kembali, bahwa kami masih punya keyakinan. Kami adalah Manchester United yang orang-orang bicarakan,” ujar Pereira dilansir Goal.

Sumber : JIBI/Solopos