Catatan Performa Indonesia U-19: Garuda Masih Boros Serangan

Egy Maulana Vikri, masih sering menyia-nyiakan peluang. - Antara/Akbar Nugroho Gumay
19 Oktober 2018 14:25 WIB Chrisna Chaniscara Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JAKARTAIndonesia U-19 mengawali kampanye di Piala AFC U-19 2018 dengan kemenangan meyakinkan 3-1 atas Taiwan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (18/10) malam. Namun, permainan tim asuhan Indra Sjafri belum bagus.

Bintang Lechia Gdansk, Egy Maulana Vikri, langsung menjadi pusat perhatian dengan torehan satu gol dan satu assist. Hasil tersebut sekaligus membawa Indonesia menjadi pemuncak klasemen sementara Grup A.

Terlepas dari start impresif tersebut, Garuda Nusantara, julukan Timnas Indonesia U-19, masih menyisakan problem penyelesaian akhir. Dilansir Lab Bola, Kamis, M. Rafli dkk. tampil dominan dengan 67% penguasaan bola dan 24 penciptaan peluang. Sebanyak 13 peluang di antaranya berhasil mengarah ke bidang sasaran. Namun hanya tiga gol yang berhasil disarangkan Indonesia via Witan Sulaeman (dua gol) dan Egy (satu gol).

Ini berarti Indonesia butuh sedikitnya delapan peluang untuk mengonversi sebiji gol. Bandingkan dengan Taiwan yang hanya perlu dua tembakan tepat sasaran untuk mencetak satu gol.

Bermain dengan formasi ofensif 4-3-3, tim asuhan Indra Sjafri langsung tancap gas lewat permainan cepat sejak menit pertama. Indonesia bahkan hampir membuka keunggulan di menit keempat andai gol M. Rafli seusai menerima umpan silang Egy tak dianulir wasit karena offside. Egy kembali merepotkan di menit ke-33 lewat aksi individunya. Sayang pergerakannya menusuk jantung pertahanan berujung dengan umpan buruk yang mudah dipotong bek Taiwan. 

Striker 19 tahun ini akhirnya membayar lunas kegagalannya lewat gol di menit ke-50. Berawal dari blunder bek Taiwan Karl Hu Josefsson yang gagal menyampu umpan silang Witan Sulaeman, Egy dengan mudah melepaskan bola ke pojok kiri gawang tanpa mampu diantisipasi kiper Guan Pei.

Egy kembali menjadi momok anak asuh Cha Num Vhon ketika dia melepaskan umpan manis yang dikonversi Witan Sulaeman menjadi gol di menit ke-89. Satu gol lagi dicetak Witan di menit ke-70 memanfaatkan bola rebound tepisan kiper Taiwan. Tim tamu sendiri hanya mampu mencetak gol hiburan via Wang Chung Yu di menit ke-53. Indonesia sebenarnya bisa saja menang dengan selisih empat gol lebih. Sayang ketidaktenangan pemain ketika mengeksekusi tembakan membuat banyak peluang terbuang percuma.

“Sejujurnya, saya sedikit gugup bermain di depan suporter sendiri, tapi di satu sisi saya juga sangat senang. Kami punya target lolos ke Piala Dunia U-20, dan saya berharap lewat doa dan dukungan suporter kami bisa mewujudkan keinginan tersebut,” kata Egy seperti dilansir The AFC.

Garuda Nusantara bisa kian dekat lolos ke babak selanjutnya jika mampu mengatasi Qatar dalam laga kedua, Minggu (21/10). Di partai pembuka, Kamis, Qatar dipaksa menelan pil pahit setelah keok 1-2 dari Uni Emirat Arab.

 

Sumber : JIBI/Solopos