Liga Prancis: Mulai Jadi Pelatih, Thierry Henry Diuji Starsbourg

Thierry Henry (kanan) ketika diperkenalkan sebagai pelatih baru oleh Vice President AS Monaco Vadim Vasilyev di wilayah Kerajaan Monako pada Rabu (17/10/2018). - Reuters/Eric Gaillard
19 Oktober 2018 09:25 WIB M. Syahran W. Lubis Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA – Legenda Prancis Thierry Henry akan memulai kiprahnya sebagai pelatih AS Monaco dengan melawan tuan rumah Strasbourg dalam lanjutan Ligue 1 Prancis.

Pertandingan pekan ke-10 itu dijadwalkan digelar pada Minggu (21/10/2018) dini hari pukuk 01.00 WIB di Stadion De La Meinau di Strasbourg.

Henry, yang dikontrak tuga tahun, menghadapi tugas besar untuk menghidupkan kembali klub tempatnya memulai karier bermainnya yang gemerlap.

Monaco adalah juara Prancis dan semifinalis Liga Champions Eropa pada 2017, tetapi kini mendekam di posisi ke-18 dari 20 tim setelah hanya bisa menang satu kali dari sembilan pertandingan pertama mereka.

“Klub ini selalu mendapatkan tempat luas di hati saya. Jadi, untuk bisa datang ke sini dan mulai lagi, itu adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan, seperti yang Anda bayangkan, tetapi saya lebih dari sekadar senang berada di sini,” kata dia sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (18/10).

Henry lima hari lalu resmi menggantikan pelatih asal Portugal Leonardo Jardim yang dipecat kurang dari enam bulan setelah mengantar Monaco finis di posisi kedua Ligue 1 musim lalu di bawah Paris Saint-Germain. Pada musim sebelumnya dia membawa Monaco juara, gelar pertama sejak 2000.

Bekal Henry ke Monaco adalah sebagai asisten pelatih Roberto Martinez yang mengantar Timnas Belgia finis di peringkat ketiga Piala Dunia 2018 setelah kalah dari Prancis—yang kemudian tampil sebagai juara—di semifinal dan menaklukkan Inggris pada pertandingan perebutan tempat ketiga.

Henry, yang pada 17 Agustus lalu berusia 41 tahun, belum mempunyai catatan sebagai pelatih kepala suatu klub ataupun tim nasional. Sebagai pemain, dia mengawali karier profesional di Monaco pada 1994 dan pada 1997 ikut membawa tim itu juara.

Pada 1999 dia pindah ke Juventus. Hanya 16 pertandingan di Juventus, Henry kemudian menghabiskan waktu terpanjangnya bersama klub Liga Primer Inggris Arsenal. Setelah delapan tahun membela Arsenal, pada 2007 dia ke Spanyol untuk bergabung bersama klub raksasa La Liga Spanyol Barcelona hingga 2010.

Dia lantas mengakhiri kariernya bersama klub Amerika Serikat New York Red Bulls dan pensiun sebagai pemain pada 2014.

Henry merupakan bagian penting ketika Timnas Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 yang digelar di negaranya dan 2 tahun kemudian menjuarai Piala Eropa (Euro) 2000 di Belanda dan Belgia.

Dia masih menjadi andalan lini depan Timnas Prancis saat tampil sebagai juara Piala Konfederasi edisi 2003 yang juga berlangsung di negaranya dan runner up Piala Dunia 2006 di Jerman, kalah adu penalti dari Italia. Dia mempunyai 123 caps dengan 51 gol untuk Les Bleus, julukan Timnas Prancis.

Henry sebelum ini sempat dikabarkan akan menukangi Bordeaux, juga kontestan Ligue 1 Prancis. Namun, kesepakatan urung tercapai lantaran ketidakcocokan soal gaji.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia