Penampilan Belum Stabil, Pelatih PS Tira Cari Formulasi Sentuhan Psikologis

PS Tira menjalani latihan di lapangan YIS, Kamis (27/9/2018) sore - Harian Jogja/Jumali
27 September 2018 18:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - PS Tira memastikan bakal menggelar laga uji coba dengan salah satu tim lokal di Jogja, pada 5 Oktober mendatang. Laga uji coba ini digelar menyusul diberhentikannya Liga 1 2018 oleh operator kompetisi, PT Liga Indonesia dan PSSI terkait dengan insiden tewasnya suporter Persija beberapa waktu lalu.

"Rencana antara tanggal 4 atau 5 Oktober. Nanti lawan tim lokal sekitar sini saja," kata pelatih PS Tira Nil Maizar kepada Harianjogja.com, usai memimpin latihan di Lapangan Yogyakarta Independence School, Kamis (27/9/2018) sore.

Menurut Nil, laga uji coba tersebut digelar untuk melihat perkembangan tim sekaligus menjaga sentuhan bola dari para pemainnya. Tidak sampai disitu, melalui uji coba diharapkan, sejumlah pemain yang jarang diturunkan di kompetisi akan mendapatkan jam terbang.

"Karena dengan berhentinya kompetisi ini mau tidak mauu kami harus mencari cara agar performa anak-anak tetap terjaga," kata mantan pelatih Semen Padang tersebut.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya perubahan tren dari Manahati Lestusen menyusul adanya penghentian kompetisi, Nil mengaku tengah memikirkan agar tren positif dari anak asuhnya tetap terjaga. Sebab, saat ini diakui oleh eks pelatih Timnas Indonesia tersebut, para punggawa The Young Warriors tengah dalam tren meningkat. Di mana usai menang 2-0 di kandang Persebaya, dan kalah di kandang 1-2 dari PSM, PS Tira mampu bangkit dan meraih hasil imbang dari Bali United.

"Ini yang harus kami jaga. Kami usahakan tren ini terus meningkat. Termasuk juga mengenai sentuhan psikologis, karena penampilan mereka selama ini masih labil," ucapnya.

Sedangkan terkait dengan kekuatan dari Bhayangkara yang sejatinya harus dilawan oleh PS Tira pada pekan ke-24, Minggu (30/9/2018) mendatang, Nil menyatakan secara garis besar, dirinya telah mengetahui. Bahkan, Nil mengaku sudah memikirkan bagaimana caranya mengamankan 3 poin di kandang saat berjumpa The Guardian.

"Namun, karena kompetisi sementara dihentikan, apa yang kami rencanakan harus kami atur ulang. Untuk kekuatan Bhayangkara kami sejatinya sudah tahu," tandasnya.