Kompeti Liga 1 Dihentikan, Tren Positif PSIS Semarang Terancam

Pertandingan PSIS vs Perseru - Vidio
26 September 2018 17:55 WIB Jumali Sepakbola Share :

Harianjogja.com, SEMARANG - Manajemen PSIS Semarang akhirnya buka suara mengenai keputusan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 2018 yang menghentikan sementara pelaksanaan kompetisi.

Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar ini tidak setuju dengan penghentian sementara pelaksanaan kompetisi. Sebab, dengan penghentian kompetisi, dipastikan akan berpengaruh terhadap kekuatan tim dan finansial.

"Mungkin bagi klub besar seperti Persib dan Persija tidak ada masalah. Namun, untuk kami, yang klub kecil, ini merugikan, karena pembengkakan anggaran jelas terjadi," terang General Manajer PSIS Semarang Wahyu Liluk Winarto kepada Harianjogja.com, Rabu (26/9/2018) sore.

Selain pembengkakan anggaran, Liluk menilai penghentian kompetisi juga berdampak kepada penampilan Hari Nur Yulianto dan kawan-kawan di kompetisi. Sebab, saat ini tren naik sedang diperlihatkan oleh para punggawa PSIS Semarang.

"Kami sedang dalam tren baik. Usai mengalahkan Perseru kemarin, mentalitas anak-anak terdongkrak dan siap untuk menghadapi pertandingan melawan Persela di lamongan," sambung Liluk.

Meski demikian, Liluk mengaku tidak bisa berbuat banyak, karena ini sudah menjadi keputusan dari PSSI dan PT LIB terkait dengan penghentian kompetisi. Ia hanya berharap agar penghentian kompetisi tidak berlarut-larut karena beban anggaran yang dikeluarkan oleh PSIS tentu akan membengkak.

"Selain anggaran, kami juga harus memikirkan mengenai program untuk mengisi kekosongan kompetisi. Rencana malam ini kami akan membahas hal tersebut dengan tim pelatih dan manajemen. Apakah nantinya ada uji coba atau program lain untuk mengisi kekosongan yang ada," ucap Liluk.