Spanyol Tuduh Iran Khianati Sepak Bola, Queiroz Minta Pemain Spanyol Ngaca

Carlos Queiroz - Reuters/Toru Hanai
21 Juni 2018 22:45 WIB Budi Cahyana Sepakbola Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Iran kalah 0-1 dari Spanyol dalam laga Grup B Piala Dunia 2018 di Kazan Arena, Rabu (19/6/2018) waktu setempat. Team Melli memakai taktik ultradefensif sehingga pemain Spanyol kesulitan masuk ke kotak penalti.

Bek kanan Spanyol Dani Carvajal berang dengan taktik yang dipakai tim asuhan Carlos Queiroz dan menyebut pemain Iran mengkhianati sepak bola, apalagi ketika sehabis duel, pemain Iran kerap terkapar dan membutuhkan perawatan di lapangan.

“Apa yang Iran lakukan bukan bermain sepak bola. Itu adalah pengkhianatan,” ujar Carvajal dalam wawancara dengan televisi Spanyol sebagaimana dikutip dari Guardian, Kamis (21/6/2018).

“Bertahan begitu dalam dan membuat pelanggaran jika terpaksa adalah bagian dari permainan. Sah-sah saja sebagai taktik. Tetapi mengulur waktu dan pura-pura cedera tentu saja sangat buruk untuk sepak bola. Bagi saya, itu bukan sepak bola, itu pengkhianatan, tetapi itu tergantung keyakinan tiap orang sih.”

Tudingan Carvajal itu ditanggapi Queiroz.

“Carvajal bilang begitu?”

“Itu tidak benar. Ada dua tim yang bertarung dan berduel fisik dan pemain kami kadang memerlukan perawatan dari tim medis. Jika Anda datang ke klinik, Anda bakal tahu dua pemain kami terluka dan bahkan tidak ada kartu merah untuk pemain Spanyol.”

Queiroz kemudian mengingatkan Carvajal tentang perilaku Sergio Ramos yang memiting Mohamed Salah di final Liga Champions sehingga Mesir kelimpungan menghadapi Uruguay dan Rusia.

“Saya sarankan Carvajal melihat bagaimana perlakuan rekan setimnya kepada pemain Mesir sebelum Piala Dunia.”